Menuju konten utama

Pemprov DKI Tanggung Pengobatan Korban Longsor Bantar Gebang

Korban meninggal dari petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemprov DKI Tanggung Pengobatan Korban Longsor Bantar Gebang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto (kedua kanan) meninjau lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Senin (9/3) pagi, sebanyak 13 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut empat orang meninggal dunia, empat orang selamat, dan lima orang masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menanggung biaya pengobatan korban luka-luka akibat insiden longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Biaya pengobatan bagi yang luka-luka sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Balai Kota, Senin (9/3/2026) dilansir dari Antara.

Tak hanya itu, Pramono juga memastikan agar korban meninggal dari Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga kini, sudah tercatat empat korban meninggal dunia. Empat orang tersebut ialah dua orang sopir, satu orang pedagang berusia 60 tahun berjenis kelamin perempuan dan seorang pemulung berjenis kelamin perempuan.

“Jadi dua laki, dua perempuan. Tempat ibu jualan itu sebenarnya agak berjarak dengan sampahnya. Tetapi karena longsor, akhirnya terkena ibu tersebut. Tentunya Pemerintah DKI Jakarta sungguh berduka untuk ini,” jelas Pramono.

Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta mengungkapkan data terbaru korban tewas menjadi empat orang terkait insiden longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Berikut data korban terkait longsoran di TPST Bantar Gebang:

Data korban selamat

1. Setiabudi (L)

2. Johan (L)

Data korban meninggal dunia

1. Enda Widayanti (P, 25) (pemilik warung)

2. ⁠Sumine (P, 60) (pemilik warung)

3. ⁠Dedi Sutrisno (L) (sopir truk)

4. Irwan Suprihatin (L) (sopir truk).

Selain itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan, serta beberapa truk sampah yang turut tertimbun material longsor.

Baca juga artikel terkait TPST BANTAR GEBANG

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto