Sandiaga Tolak Usulan Waketum Gerindra yang Boikot Bayar Pajak

Oleh: Alexander Haryanto - 16 Mei 2019
Sandiaga menolak ajakan Arief Poyuono tidak membayar pajak karena negara sedang susah.
tirto.id - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menolak usulan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yang meminta pendukung Prabowo-Sandi tidak membayar pajak.

"Saya ingin mengingatkan kita bahwa negara kita lagi sulit, ekonomi neraca perdagangan kita jeblok. Kita juga lihat perlambatan ekonomi. Kita justru perlu meningkatkan dengan menambah basis pembayar pajak," kata Sandiaga melalui keterangan tertulis yang diterima Tirto, Kamis (16/5/2019).

Sandiaga menegaskan, negara sangat membutuhkan pajak untuk perekonomian. Untuk itu, Sandiaga berharap, Pilpres 2019 menghasilkan pemimpin yang kuat yang dapat meningkatkan tax ratio.

"Kita juga harus mampu meningkatkan revenue kita dari pajak dari sistem IT yang lebih baik. Kami mengusulkan bahwa ada penerimaan negara, yang dipisah dari Kementerian Keuangan dan itu butuh pendekatan yang dihadirkan dengan pemerintahan yang kuat dari pemerintahan yang cerdas," ungkap dia.

Sebelumnya Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta masyarakat yang tak terima dengan pemerintahan hasil Pilpres 2019 menolak membayar pajak. Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto sebagai capres yang juga didukung Gerindra menyatakan menolak hasil Pemilu 2019.

"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 di antaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate,” kata Poyuono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (15/5) kemarin.

“Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019,” lanjut Poyuono.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH