RSCM Kebanjiran, Menkes Terawan Minta Alat Medis Segera Difungsikan

Reporter: Adi Briantika - 23 Feb 2020 14:51 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sejumlah alat kesehatan di bagian radiologi RSCM terendam banjir.
tirto.id - Menteri Kesehatan RI meninjau Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat yang terendam banjir akibat hujan lebat, Ahad (23/2/2020). Terawan meminta alat medis yang terendam air segera diperbaiki dan difungksikan kembali.

"Saya melihat semua peralatan yang terendam, apakah bisa dipercepat untuk berfungsi lagi atau tidak. Karena itu menyangkut kepentingan orang banyak," ucap Terawan di RSCM.

Kementerian Kesehatan telah memanggil vendor alat-alat kesehatan tersebut.

"Kami cek, sudah dibersihkan semua. Vendor-vendor kami panggil sesuai dengan merek alatnya untuk bisa percepatan agar alat-alat tersebut bisa beroperasi," kata dia.

Lewat keterangan tertulis, Kagab Humas RSCM Ananto mengatakan tim Fasmed RSCM dan BPFK Jakarta masih melakukan pengecekan alat alat medis radioterapi dan radiologi yang sempat terendam banjir.

"Sepanjang pemantauan belum ditemukan kerusakan yang berarti," klaim dia.

Air merendam selasar Gedung GH RSCM serta beberapa ruangan seperti radiologi dan radioterapi sejak pukul 05:00 WIB.

Ananto mengklaim banjir tidak mengganggu pelayanan pasien. Ia mengatakan pelayanan tetap berjalan seperti biasa, baik itu di ruang gawat darurat (IGD) maupun di ruang rawat inap.

"Pada pukul 08.00 WIB, genangan air tersebut telah surut dan lokasi pelayanan seperti radiologi dan radioterapi telah selesai dibersihkan," kata Ananto lewat keterangan tertulis.

Sementara BPBD DKI Jakarta mendata sejumlah alat medis di bagian radiologi terendam air. Alat-alat tersebut di antaranya Stationary xray ceiling, Fluoroscopy, Mammography, Stationary xray floor, Mobile xray, dua unit ct scan, satu unit ultra sound ‘accuson’, seluruh PACS sistem di ruang baca, dan satu unit MRI siemens.


Baca juga artikel terkait BANJIR JAKARTA atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight