RI Bidik Tambahan Pendapatan $155 Miliar dari Revolusi Industri 4.0

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 15 April 2019
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan sektor industri merupakan kontributor terbesar terhadap PDB Indonesia di tahun 2018, di antara sektor ekonomi lainnya dengan kontribusi sebesar 19,86 persen.
tirto.id - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan sektor industri merupakan kontributor terbesar terhadap PDB Indonesia di tahun 2018, di antara sektor ekonomi lainnya dengan kontribusi sebesar 19,86 persen.

Sektor industri merupakan kontributor terbesar dalam penerimaan negara tahun 2018 sebesar 30 persen dari total penerimaan pajak.

Airlangga menjelaskan, sektor industri menyumbang investasi terbesar dalam 4 tahun terakhir (2014-2018) sebesar 41,8 persen dari total realisasi investasi.

"Melalui Making Indonesia 4.0, Indonesia dapat merevitalisasi sektor industri manufaktur sehingga pada tahun 2030 dapat menjadi negara 10 ekonomi terbesar dunia," jelas dia dalam pembukaan Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 di Ice BSD Tangerang, Senin (15/4/2019).

Ia menjelaskan, dampak dari realisasi industri 4.0 antara lain dapat meningkatkan kontribusi ekspor netto terhadap PDB sebesar 10 persen. Sampai meningkatkan dua kali produktivitas terhadap biaya, dan meningkatkan 2 persen untuk pengeluaran R&D terhadap PDB.

"lmplementasi Making Indonesia 4.0 yang sukses mampu mendorong penumbuhan PDB riil sebesar 1-2 persen per tahun, menciptakan 10 juta lapangan kerja," papar dia.

Airlangga menjelaskan, dengan adanya peningkatan kontribusi manufaktur terhadap PDB menjadi 25 persen pada tahun 2030.

"Indonesia berpotensi mendapat tambahan PDB sebesar 155 miliar dolar AS pada tahun 2025 yang berasal dari peningkatan produktivitas dan peningkatan input tenaga kerja," jelas dia.


Baca juga artikel terkait REVOLUSI INDUSTRI 40 atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri
DarkLight