Menuju konten utama

Respons BGN soal Anak Legislator Kendalikan 41 SPPG di Sulsel

Kata Dadan, BGN sejatinya tidak mengenal siapa yang mengajukan diri sebagai pengelola SPPG MBG, termasuk Yayasan Yassika Group di Sulawesi Selatan.

Respons BGN soal Anak Legislator Kendalikan 41 SPPG di Sulsel
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengamati karya foto dalam pameran Perjalanan Gizi untuk Indonesia di Antara Heritage Center, Jakarta, Selasa (19/8/2025). Pameran tersebut menampilkan 40 karya foto tentang perjalanan satu tahun BGN dalam menjalankan program makan bergizi gratis dan berlangsung sampai 22 Agustus 2025. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Yasika Aulia Ramadhani, anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, tengah menjadi perbincangan publik. Dia diduga turut menjadi salah satu pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Sulawesi Selatan.

Dalam unggahan akun @MariaAlkaff di sosial media X,

Yasika diduga menjadi Pembina Yayasan Yasika Group, dan membawahi 41 SPPG. Bahkan, Yasika Group diduga kembali memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025) lalu.

Berdasarkan postingan tersebut, acara peresmian itu, dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud,, serta tamu undangan lainnya.

Sementara, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan respons atas hal tersebut. Kata Dadan, BGN sejatinya tidak mengenal siapa yang mengajukan diri sebagai pengelola SPPG MBG, termasuk Yayasan Yassika Group.

"BGN tidak kenal siapa yang ajukan karena berbasis portal dengan mengedepankan profesionalisme dan kelengkapan dokumen," kata Dadan kepada Tirto, Senin (17/11/2025).

Terlebih, kata Dadan, BGN juga telah melakukan pembatasan jumlah SPPG tiap satu yayasan, kecuali untuk SPPG yang melekat pada sebuah institusi.

"BGN telah melakukan pembatasan jumlah SPPG per satu yayasan kecuali untuk yang melekat ke institusi," ujarnya.

Dia juga menyebut bahwa BGN terbantu dengan percepatan pembentukan SPPG untuk mempercepat pemenuhan hak anak Indonesia atas penerimaan gizi yang seimbang.

"BGN mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang telah bersedia berinvestasi dan menjadi pejuang merah putih serta mewujudkan program MBG dalam tempo yang singkat," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto