Menuju konten utama

Remaja di Semarang Terkapar Bersimbah Darah Dikeroyok Gangster

Korban dihadang sekitar 20 orang tidak dikenal, gerombolan itu menendang motor korban hingga terjatuh dan dipukul serta dibacok.

Remaja di Semarang Terkapar Bersimbah Darah Dikeroyok Gangster
Ilustrasi Kekerasan. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang remaja bernama Karisma Riski luka bersimbah darah di Jalan Sompok Lama, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu (9/7/2025) dini hari. Ia terkapar usai dikeroyok gerombolan gangster alias kreak.

Beruntung remaja berumur 17 tahun itu masih selamat. Setelah kejadian, ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro Kota Semarang.

Kepolisian tengah mendalami kasus tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara dan mengecek CCTV di sekitar lokasi. Penyelidikan juga dilakukan untuk memburu para pelaku.

Menurut informasi, polisi telah menangkap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.

Namun, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, saat dikonfirmasi Kamis (10/7/2025), belum memberi jawaban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari laporan awal Polsek Semarang Selatan, kejadian bermula pada Rabu dini hari saat korban mengajak rekannya menonton balap liar di Jalan Dr Cipto Semarang.

Setelah selesai menonton, korban pulang melewati jalan Sompok Lama. Sesampainya di depan Klinik Pratama, tiba-tiba ia dihadang orang tidak dikenal sekitar 20 orang. Gerombolan itu menendang motor kemudian korban jatuh dan dipukul serta dibacok.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban putar balik dan melarikan diri. Para pelaku juga meninggalkan lokasi. Sementara korban terkapar bersimbah darah dalam kondisi mengenaskan.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka sobek pada kepala kiri sobek, tangan kanan sobek, dan kaki kiri patah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi korban berangsur pulih di rumah sakit.

Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar, membenarkan adanya korban luka pada kejadian tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman.

Baca juga artikel terkait KASUS PEMBACOKAN atau tulisan lainnya dari Baihaqi Annizar

tirto.id - Flash News
Kontributor: Baihaqi Annizar
Penulis: Baihaqi Annizar
Editor: Siti Fatimah