tirto.id - Relawan Alumni Gadjah Mada (Relagama) bergerak menggelar aksi di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa, 8 Juli 2025. Dalam aksi damai tersebut, massa menuntut UGM agar transparan soal riwayat pendidikan Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Tampak di lokasi, massa aksi memegang spanduk bertuliskan "Alumni UGM, Kami Butuh Jujur”.
Bangun menerangkan polemik ijazah Jokowi berimbas terhadap UGM sebagai institusi pendidikan tinggi.
Oleh sebab itu menurutnya, sebagai alumni UGM, ia berhak menanyakan kepada para pimpinan kampus untuk memberikan keterangan yang jelas.
"Kami berangkat dari semangat untuk menegakkan prinsip keilmiahan, mewacanakan kode etik akademik," Koordinator Relagama Bergerak, Bangun Sutoto, saat diwawancarai wartawan, Selasa.
ketika kasus ini selesai dengan tuntas harapan kita jangan sampe terulang karena soal sepele dan sederahana tapi menjadi bertele-tele dan bola liar," imbuhnya.
Bangun juga menerangkan bahwa Relagama merupakan para alumni yang memiliki pandangan sama menyoal polemik dugaan ijazah Joko Widodo.
"Relagama lahir sebelum muncul kasus ini, kita lahir dari kepedulian, ide, semangat, sebagaimana dulu kami menjadi mahasiswa. Menjaga idealisme itu kan penting dan harus dihargai," jelas Bangun.
Pria yang merupakan angkatan UGM tahun 1996 itu berharap agar UGM bisa memenuhi tuntutan dan bisa melakukan klarifikasi di kampus sebagai rumah bagi civitas akademika dan para alumni.
Massa juga meminta Jokowi menunjukkan ijazah aslinya kepada publik.
"Kami meminta kepada saudara Jokowi untuk menunjukkan kepada publik yang menurut beliau ijazahnya asli, itu saja," tandasanya.
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































