tirto.id - Bagi mereka yang baru menapaki dunia investasi saham, mengikuti arahan harian dari analis sekuritas bisa menjadi pijakan awal yang strategis. Rekomendasi yang disusun berdasarkan kajian teknikal dan fundamental ini bisa menjadi rujukan dalam menentukan saham-saham yang berpotensi mencetak cuan dalam waktu singkat.
Meski demikian, investor pemula diimbau untuk tidak menelan mentah-mentah rekomendasi yang diberikan. Pasalnya, pergerakan saham sangat dipengaruhi banyak variabel, mulai dari dinamika pasar, perubahan kebijakan ekonomi, hingga sentimen global.
Mengambil keputusan investasi semata-mata berdasarkan rekomendasi analis bisa menjadi pedang bermata dua. Oleh karena itu, sangat disarankan agar calon investor melakukan analisa mandiri, menetapkan batas kerugian yang bisa ditoleransi (stop loss), dan hanya menggunakan dana yang tidak akan mengganggu kondisi finansial pribadi apabila mengalami kerugian.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Bursa saham Indonesia dibuka cerah pada Jumat pagi (16/5/2025). IHSG naik 52,08 poin ke level 7.092,24, didorong oleh aksi beli investor yang kembali bergairah. Kinerja solid saham-saham perbankan papan atas menjadi penopang utama, mencerminkan sentimen pasar yang kian membaik usai penguatan indeks selama tiga hari berturut-turut.
Meski dibuka menguat, pelaku pasar tetap waspada. Pergerakan indeks hari ini diprediksi bergerak naik-turun dalam rentang 6.950–7.080. Optimisme terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia memberi dorongan tambahan, terbukti dari masuknya dana asing senilai Rp1,68 triliun ke pasar, sebagian besar menyasar saham bank besar.
Namun, pasar tidak bisa sepenuhnya lepas dari bayang-bayang tekanan global. Ketegangan dagang AS-Tiongkok kembali menyeruak menyusul rencana Washington membatasi ekspor chip semikonduktor.
Sementara itu, data ekonomi Jepang yang melambat ikut menambah kekhawatiran soal laju pemulihan kawasan Asia. Sentimen campuran ini membuat investor memilih bersikap hati-hati.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri perdagangan Jumat sore (16/5/2025) dengan catatan positif meskipun sebagian besar bursa saham Asia mengalami penurunan.
IHSG berhasil mencatatkan kenaikan 66,37 poin, setara dengan 0,94 persen, dan ditutup pada level 7.106,53. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan juga menguat 9,73 poin atau 1,12 persen, berakhir pada angka 806,15.
Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini, 19 Mei 2025
Bagi yang hendak membeli saham hari ini, berikut ini beberapa emiten yang bisa dipertimbangkan untuk dibeli.
1. INDY (PT Indika Energy Tbk)
- Rekomendasi: Buy
- Harga Beli (Buy): 1.465
- Target Price (TP): 1.520
- Stop Loss: 1.400
- Analisis: Harga saham INDY bergerak mendatar (sideways) dan masih berada di atas garis rata-rata pergerakan (MA) selama 5 dan 20 hari di area harga bawah (support). Ada tanda-tanda harga akan naik lagi (bullish continuation) karena membentuk pola grafik inverse head and shoulder.
Selain itu, INDY juga mendapat kabar baik karena pemerintah sudah mengubah peraturan terkait Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk sektor batu bara. Peraturan yang baru, yaitu PP Nomor 18 Tahun 2025, sudah berlaku sejak 26 April 2025. Perubahan peraturan ini menguntungkan INDY.
2. MYOR (PT Mayora Indah Tbk)
- Rekomendasi: Buy
- Harga Beli (Buy): 2.310
- Target Price (TP): 2.400
- Stop Loss: 2.230
- Analisis: Saham MYOR berpeluang melanjutkan bullish karena harganya di atas garis MA 5 dan 20, membentuk pola flag. Indikator MACD menunjukkan pelemahan momentum beli yang terbatas, menandakan masih ada akumulasi saham.
MYOR saat ini sedang membeli kembali (buyback) saham senilai Rp1 triliun (periode 27 Maret-28 Mei 2025). Pada kuartal pertama 2025, pendapatan MYOR naik 12,5% menjadi Rp9,86 triliun.
3. MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk)
- Rekomendasi: Trading Buy
- Harga Beli: 1.830
- Target Price (TP): 1.890
- Stop Loss: 1.750
- Analisis: Harga saham MDKA bergerak mendatar (sideways) tapi masih di atas garis rata-rata harga dalam 5, 20, dan 100 hari terakhir. Ada sinyal dari indikator stochastic bahwa harga mungkin akan naik lagi (rebound). Investor asing juga banyak membeli saham MDKA, nilainya sekitar Rp29 miliar pada tanggal 15 Mei 2025.
Cara Beli Saham untuk Pemula
Bagi pemula yang hendak membeli saham, berikut adalah cara beli saham yang bisa dilakukan dengan mudah.
- Pilih perusahaan sekuritas (broker). Lalu buka rekening saham dan setor dana ke rekening atas nama kamu.
- Pilih saham yang ingin dibeli
- Masuk tahap bookbuilding, investor menyampaikan minat untuk membeli saham dengan harga yang masih dalam rentang yang ditentukan perusahaan, tanpa perlu membayar terlebih dahulu. Setelah harga final ditetapkan, tahap offering dimulai. Pada saat ini investor harus membayar sesuai jumlah saham yang dipesan.
- Saham yang dipesan akan dibagi (penjatahan), dan hasilnya bisa dilihat di menu “History”.
- Setelah saham tercatat di bursa, investor bisa menjualnya kapan saja untuk mendapat keuntungan.
Disclaimer:Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.
Penulis: Yulita Putri
Editor: Elisabet Murni P
Masuk tirto.id
































