Menuju konten utama

Rekomendasi Saham 11 Juni 2025 dan Pergerakan IHSG Hari Ini

Daftar rekomendasi saham pilihan yang disarankan untuk dibeli pada Rabu, 10 Juni 2025. Bagaimana prediksi pergerakan IHSG hari ini?

Rekomendasi Saham 11 Juni 2025 dan Pergerakan IHSG Hari Ini
Pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/4/2025). IHSG ditutup menguat 90,16 poin atau 0,0138 persen di level 6628,426 pada penutupan perdagangan Rabu (23/4/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan tren hijau dengan ditutup menguat pada perdagangan Selasa (10/6/2025) +117,31 poin atau 1,65 % ke level 7.230,74. Dua saham blue chip masuk dalam rekomendasi saham pilihan hari ini. Apa saja?

Setelah libur long weekend mulai Jumat, 6 Juni hingga Senin, 9 Juni 2025 karena memperingati Idul Adha 2025, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka kemarin.

Menguatnya rupiah dan juga perundingan perjanjian dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China diduga turut mempengaruhi perdagangan di BEI kemarin.

Dikutip Antara, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar kemarin antara lain MPXL, BAIK, PNSE, JECC, dan TOBA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah KRYA, IPAC, SOFA, MBMA, dan INPP.

Pergerakan IHSG Hari Ini 2025

Setelah libur panjang pekan lalu hingga awal pekan ini, perdagangan IHSG BEI dibuka menguat 23,43 poin atau 0,33 % ke level 7.136,86.

Menguatnya rupiah diduga juga turut membuat perdagangan kemarin berada di jalur hijau, hingga ditutup kembali menguat ke level 7.230,74.

Pergerakan IHSG hari ini, Rabu, 11 Juni 2025 diprediksi juga masih akan mempertahankan sinyal penguatan.

Rekomendasi Saham Hari Ini, 11 Juni 2025 dan Analisanya

Berikut rekomendasi saham pilihan hari ini, Rabu, 11 Juni 2025 dari beberapa sekuritas:

BMRI (Bank Mandiri (Persero) Tbk.)

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 5.250
  • Stop Loss: 4.800
  • Harga Penutupan: 5.250
BMRI sedang mengalami pembelian secara bertahap (akumulasi buy) oleh investor. Saham BMRI saat ini dianggap murah (undervalued) jika dibandingkan dengan potensi keuntungannya. Indikator teknikal "stochastic" menunjukkan sinyal potensi pembalikan arah ke atas (rebound). Dengan harga penutupan (closing) Rp5.075 per saham, investor bisa mendapat dividen yield sebesar 9,3%.

BBNI (Bank Negara Indonesia (Persero))

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 4.710
  • Harga Penutupan: 4.520
Laporan keuangan MDIY kuartal pertama (1Q25) menunjukkan adanya penurunan permintaan. Ini mulai menghambat laju ekspansi bisnis yang sebelumnya sangat agresif. Keuntungan perusahaan sedikit turun namun, penurunan ini diperkirakan hanya sementara dan tidak besar. Para analis masih percaya dengan prospek jangka panjang MDIY dan yakin bahwa pertumbuhan kedepannya tetap kuat.

EMTK (Elang Mahkota Teknologi Tbk.)

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 585
  • Stop Loss: 550
  • Harga Penutupan: 580
Saham EMTK diperkirakan akan berbalik arah dari turun menjadi naik. Pola pergerakan harganya mulai membentuk yang disebut "rounding bottom", yaitu pola melengkung ke bawah yang biasanya menandakan perubahan tren dari penurunan menjadi kenaikan secara bertahap.

Saham ini mulai dilirik kembali oleh investor besar dari luar negeri, setelah tercatat investor asing membeli saham EMTK senilai Rp46,6 miliar. Ini menjadi sinyal kepercayaan terhadap prospek perusahaan.

RAJA (Rukun Raharja Tbk.)

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 2.820
  • Stop loss: 2.450
  • Harga Penutupan: 2.740
Saham RAJA berpotensi melanjutkan kenaikan jika berhasil melewati titik Rp2.750, kemungkinan besar akan terus naik karena dianggap membuka jalur kenaikan baru. Sepanjang bulan berjalan (hingga 9 Juni 2025), investor asing sudah membeli saham RAJA senilai Rp15,4 miliar menjadikan ini sinyal bahwa saham RAJA mulai menarik perhatian investor besar dari luar negeri. Kenaikan harga minyak dunia menjadi dorongan tambahan yang positif bagi kinerja RAJA.

ACES (Aspirasi Hidup Indonesia Tbk)

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 695
  • Harga Penutupan: 545
AHI menghadapi tekanan ekstra karena ekspansi dan peluncuran merek baru sambil melakukan investasi besar-besaran. Laba 2025 diperkirakan turun 6,6% karena biaya tinggi dan penjualan stagnan. Namun ini bersifat sementara, AHI hanya sedang melalui masa sulit dalam perkembangannya, dan kondisi ini diperkirakan bisa membaik kedepannya.

MDIY (Daya Intiguna Yasa Tbk.)

  • Rekomendasi: Buy
  • Target Harga: 1.900
  • Harga Penutupan: 1.550
Laporan keuangan MDIY kuartal pertama (1Q25) menunjukkan adanya penurunan permintaan. Ini mulai menghambat laju ekspansi bisnis yang sebelumnya sangat agresif. Keuntungan perusahaan sedikit turun namun, penurunan ini diperkirakan hanya sementara dan tidak besar. Para analis masih percaya dengan prospek jangka panjang MDIY dan yakin bahwa pertumbuhan kedepannya tetap kuat.

Disclaimer: Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.

Baca juga artikel terkait SAHAM atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra