Menuju konten utama

Rano Ungkap DKI Siap Beri Bantuan Lanjutan untuk Bencana Sumatra

Rano mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memintanya langsung turun membantu penanganan bencana Sumatra sesaat setelah laporan bencana masuk.

Rano Ungkap DKI Siap Beri Bantuan Lanjutan untuk Bencana Sumatra
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) di TPS 3R Semper, Jakarta Utara, pada Jumat (21/3). FOTO/humas pemprov DKI Jakarta
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap mengirimkan bantuan lanjutan kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra.

“Insyaallah hari ini kita menyampaikan beberapa bantuan. Artinya, Jakarta siap apabila memang dibutuhkan bantuan selanjutnya,” kata Rano kepada wartawan saat pelepasan keberangkatan bantuan kemanusiaan di Komando Lintas Laut Militer, Jalan Pelabuhan Tanjung Priuk, Koja, Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Rano mengungkapkan, Jakarta siap membantu lantaran dampak pasca-bencana akan lebih berat daripada yang saat ini dihadapi. Dia menyebut, instruksi ini datang juga dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang memintanya langsung turun sesaat setelah laporan bencana masuk.

“Setelah kejadian, pak Gubernur memerintahkan saya untuk melakukan koordinasi kepada seluruh OPD (organisasi perangkat desa) untuk melakukan kegiatan ini. Karena itu BUMD DKI, kemudian PMI, Baznas bergerak semua hari ini,” tuturnya.

Menurut Rano, bantuan yang dikirim bukan sekadar donasi simbolis, melainkan dukungan nyata untuk masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Indonesia saat ini sedang menghadapi cuaca ekstrem akibat kombinasi fenomena atmosfer global dan regional. Beberapa wilayah di Sumatra bagian utara tercatat mengalami curah hujan berintensitas tinggi.

BMKG menyebut hujan lebat dengan intensitas 50–100 mm per hari terjadi di berbagai wilayah sejak pertengahan November 2025. Dua daerah di Provinsi Aceh, yakni Kota Langsa dan Kabupaten Bireun, tercatat mengalami curah hujan yang termasuk kategori ekstrem. Di Kota Langsa, curah hujan tercatat mencapai lebih dari 300 milimeter.

Sebagai informasi, intensitas curah hujan dibagi dalam 4 kategori: rendah (0–100 mm), menengah (100–300 mm), tinggi (300–500 mm), dan sangat tinggi (>500 mm).

“BMKG mencatat hujan lebat dengan intensitas 50-100 mm/hari di berbagai wilayah sejak pertengahan November 2025, bahkan di Kota Langsa mencapai 311 mm dan Kabupaten Bireun 295,8 mm,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Sabtu (29/11/2025).

Baca juga artikel terkait BENCANA ALAM atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher