Indeks Kasus Ujaran Kebencian

Muslim Cyber Army Diduga Punya Kepentingan Politik di Pilkada 2018
Polisi menduga tindakan Muslim Cyber Army bermotif politik menjelang Pilkada 2018.
Ketum Muhammadiyah: Orang Terdidik Tidak Akan Bikin Hoaks
Muhammadiyah mengecam tindakan kriminal di media sosial, termasuk penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Cara Jejaring MCA Menyebar Hoaks dan Kebencian
MCA memiliki kemiripan dengan Saracen yakni dalam hal struktur. Bedanya, struktur bukan untuk penempatan orang melainkan hierarki grup.
Bagaimana Jawa Barat Menjadi Daerah Sasaran Muslim Cyber Army?
Isu agama ataupun SARA sengaja dikelola oleh partai politik untuk kepentingan tertentu.

Anggota The Family MCA Mengaku Tak Tahu yang Disebarkan adalah Hoax
Luthfie mengaku bersalah dan menyampaikan permintaan maafnya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Anggota MCA Komunikasi Pakai Aplikasi Zello Agar Tak Terdeteksi
Fadil menyatakan, selain Zello, MCA juga menyampaikan tugas kepada anggotanya melalui Facebook dan Telegram.

MCA: dari Anti Ahok ke Isu Kebangkitan PKI
MCA mulai dikenal warganet saat hiruk pikuk Pilkada DKI 2017. Kelompok ini terkenal lantaran menjadi oposan dari petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama-Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

Polisi Tangkap 14 Anggota Grup The Family MCA dari Sejumlah Kota
Polisi sudah menangkap 14 orang anggota Grup WhatsApp 'The Family MCA' yang diduga berperan penting dalam penyebaran ujaran kebencian dan hoaks.

Salah Satu Gembong Grup The Family MCA Berada di Korea Selatan
Irwan menegaskan, pihaknya belum mengetahui motif penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang dilakukan oleh kelimanya.

PKS: Penanganan Kasus The Family MCA Harus Secara Proporsional
Ketua DPP PKS Mardani berharap Polri tidak hanya menangkap terduga pelaku ujaran kebencian, melainkan juga tindakan pencegahan dan edukasi penggunaan sosial media.

Polisi Bekuk Pentolan Grup MCA yang Diduga Kerap Sebar Hoaks
Polri menangkap empat orang pengurus kelompok yang diduga penyebar hoaks dan ujaran kebencian.

The Family of MCA Terkait Muslim Cyber Army?
Polisi menduga empat orang ini menyebarkan isu provokatif di media sosial.

Pemerintah Dianggap Antikritik, Mendagri: Fadli Zon Selalu Kritik
Tjahjo Kumolo menyampaikan pemerintah tidak antikritik, namun menolak penghinaan dan fitnah.

Fadli Zon: Ancaman Pembunuhan ke Saya Sudah Setahun Belum Diproses
Fadli mengingatkan polisi pelaku pencemaran nama baik dan penghinaan hanya bisa ditangkap apabila ada aduan.

Penyebar Kabar "15 Juta Anggota PKI Dipersenjatai" Ditangkap Polisi
Bareskrim Polri menangkap seseorang berinisial RPH yang mengunggah status bahwa "15 juta anggota PKI dipersenjatai untuk bantai ulama."

Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian, Asma Dewi akan Bacakan Pleidoi
Dalam sidang lanjutan kasus ujaran kebencian, Asma Dewi akan membacakan pleidoi sebanyak 8 halaman.

Pledoi Asma Dewi Sebut Kesalahan Polisi dan Bantah Dakwaan Jaksa
Asma Dewi merasa menjadi korban politik dan dizalimi. Asma membantah dakwaan jaksa kepada dirinya dan menyebutkan sejumlah kesalahan polisi.

Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian ke Jokowi dan Buya Syafii
AA ditangkap atas penyebaran ujaran kebencian berupa penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook.

Hasto Sebut Rizieq Shihab Pernah Cerita Banyak Anak PKI di FPI
Hasto bersaksi di sidang Alfian Tanjung bahwa Rizieq Shihab pernah mengatakan banyak anak keturunan PKI yang bergabung di FPI.

Hasto Perjelas Maksud Ribka Tjiptaning Soal Konteks "Anak PKI"
Hasto Kristiyanto menambahkan Ribka tidak lah menyebar paham komunisme atau menganut aliran PKI meskipun mengakui dirinya sebagai anak PKI lewat buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI”.
Masuk tirto.id








