Indeks Kasus Ujaran Kebencian

Polri Kembali Incar Anggota MCA terkait Hoaks dan Ujaran Kebencian
Polisi masih menelusuri keterkaitan para anggota MCA dengan kelompok penyebar hoaks lainnya, seperti Saracen.

Majalah Tarbawi, Sebelum Hoaks dan Kebencian Merajalela
Setelah media-media cetak Islam rontok, ujaran kebencian berkedok agama via daring berseliweran di tengah masyarakat

Setara Minta Polri Lacak Aktor Intelektual Muslim Cyber Army
Siber Bareskrim menangkap enam orang anggota MCA di sejumlah lokasi yang berbeda.

Perintah Jokowi ke Polri Soal Muslim Cyber Army
Presiden Jokowi meminta Polri tidak ragu untuk mengusut tuntas kasus penyebaran hoaks yang melibatkan kelompok Muslim Cyber Army (MCA).

Polisi Pastikan Berita Hoaks Muslim Cyber Army Bermotif Politik
Menurut Gatot grup Muslim Cyber Army sengaja menyebarkan berita hoaks mengenai penyerangan ulama agar menciptakan keserahan di masyarakat.

Divonis 1,5 Tahun, Jonru: Pengadilan Paling Adil Itu di Akhirat
Jonru dan tim pengacara masih menimbang hasil putusan hakim tersebut.

Jonru Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
Majelis hakim menilai Jonru Ginting terbukti melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE karena mengunggah materi ujaran kebencian di media sosial.

Pengacara Berharap Jonru Divonis Bebas di Kasus Ujaran Kebencian
Kuasa hukum Jonru optimistis kliennya divonis bebas karena barang bukti yang diajukan lemah.

Aliran Dana ke MCA Harus Dibuktikan Polisi Agar Tak Jadi Hoaks
Polisi menduga ada aliran dana ke sindikat Muslim Cyber Army (MCA). Namun, dugaan itu perlu pembuktian agar tak menjadi hoaks.

Polisi Kembali Menangkap Pelaku Ujaran Kebencian Anggota MCA
Pelaku bertugas untuk memilih foto yang akan diviralkan jadi berita hoaks.

Komnas HAM-Menkopolhukam Tangkal Ujaran Kebencian di Pilpres 2019
Komnas HAM dan Menkopolhukam sepakat akan bekerja sama menangkal masalah kekerasan dan ujaran kebencian menjelang pemilihan presiden 2019 nanti.

Pertempuran soal MCA di Twitter antara 'Panasbung' vs 'Cebongers'
Masing-masing akun dari dua kubu ini menjadikan Twitter sebagai medan laga, melanjutkan polarisasi sejak Pemilu 2014 dan Pilkada Jakarta 2017.

Grup Jaringan MCA
Pihak kepolisian kembali menangkap pelaku dugaan penyebar ujaran kebencian di grup media sosial yang tergabung dalam jaringan Muslim Cyber Army (MCA).
Wiranto Sebut Kelompok Muslim Cyber Army Itu Pengkhianat Bangsa
"Kalau negara sudah aman, arahnya benar,lalu dikacaukan, karena hanya ingin mengacau, hanya ingin pemerintah gagal, itu namanya kan pengkhianat," kata Wiranto.

Muslim Diimbau untuk Pelajari Sejarah Agar Tak Mudah Tertipu Hoaks
Aksi yang dilakukan MCA dinilai menyalahgunakan agama untuk kepentingan kejahatan.

Dari Bot ke Cyber Army: Mengorganisasi Hoaks di Media Sosial
Hoaks menjalar seperti jamur di musim penghujan. Sekali ia disebar, lajunya bakal sulit ditahan.

Mengklaim "Bela Ulama", Muslim Cyber Army Produksi Sampah Informasi
Seperti apa kabar bohong dan hoaks dibuat? Dan seperti apa para pasukan siber ini melaporkan tuduhan akun palsu lawan mereka ke Facebook?
Soal MCA, Mahfud MD: Itu Semua Politik, Jadi Harus Ditangkap
Mahfud menilai, pembuat dan penyebar berita bohong harus ditangkap meski mereka menyertakan embel-embel muslim.

MUI: Aksi Muslim Cyber Army Sebar Hoaks Adalah Haram
MUI menegaskan kegiatan kelompok Muslim Cyber Army (MCA) menyebar hoaks dan ujaran kebencian di dunia siber adalah haram dan bertentangan dengan ajaran Islam.

Mengenal secara Dekat Muslim Cyber Army
Seorang admin di belakang grup MCA mengklaim mereka memproduksi informasi "asli", bukan hoaks.
Masuk tirto.id








