Menuju konten utama

Puspen TNI Sebut Empat Eks Anggota OPM Resmi Berikrar ke NKRI

Empat mantan anggota kelompok separatis bersenjata OPM dari Kodap III Sinak secara resmi menyatakan ikrar kesetiaan kepada NKRI.

Puspen TNI Sebut Empat Eks Anggota OPM Resmi Berikrar ke NKRI
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Kristomei Sianturi di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2025). Tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Empat mantan anggota kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap III Sinak secara resmi menyatakan ikrar kesetiaan kepada NKRI di halaman Kantor Koramil 1717-02/Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (9/7/2025).

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyebutkan, keempat orang tersebut adalah Yopi Tabuni, Erenus Tabuni, Kilistus Murib, dan Endan Tabuni.

"Dengan penuh kesadaran dan semangat kebangsaan, mereka melafalkan serta menandatangani Ikrar Kesetiaan kepada NKRI, yang dilanjutkan dengan penghormatan terhadap Bendera Merah Putih sebagai simbol kembalinya mereka ke pangkuan Ibu Pertiwi," urainya dalam keterangan yang diterima, Kamis (10/7/2025).

Menurut dia, langkah TNI di Papua berpijak pada prinsip hukum, moralitas, dan kemanusiaan. TNI disebut menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi prinsip legalitas, kehati-hatian, serta perlindungan terhadap warga sipil sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kristomei menyampaikan mereka yang meninggalkan jalan separatis dan kembali kepada NKRI adalah saudara sebangsa yang patut didukung untuk membangun masa depan Papua yang lebih damai dan sejahtera.

"Kami juga akan selalu menyambut dengan tangan terbuka siapa pun yang ingin kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” ucap dia.

“Mereka yang memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali ke NKRI adalah saudara kita. Bersama-sama kita bangun Papua yang aman, damai, dan bermartabat,” lanjut Kristomei.

Ia menambahkan, TNI akan terus mengedepankan pendekatan dialogis, pemulihan kepercayaan masyarakat, dan pembinaan teritorial yang berkelanjutan.

"TNI juga membuka ruang bagi rekonsiliasi, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menciptakan Papua yang lebih maju, aman, dan sejahtera," tutur Kristomei.

Baca juga artikel terkait PAPUA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama