tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara soal isu pembentukan badan ekspor yang mengonsolidasikan ekspor komoditas seperti batu bara, CPO, dan mineral.
Purbaya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang bakal mengumumkannya. Ia memilih enggan berkomentar banyak.
"Wah, saya enggak tahu, nanti Presiden yang ngumumin itu," kata Purbaya di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Rumor yang berkembang menyebutkan pemerintah akan segera mengumumkan lembaga baru yang berfungsi memusatkan seluruh kegiatan ekspor untuk komoditas tertentu.
Dalam struktur yang diusulkan, para eksportir diwajibkan menjual produk mereka ke badan tersebut, yang selanjutnya akan melakukan ekspor secara langsung.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengumuman resmi rencananya disampaikan dalam pidato Presiden Prabowo dala.m waktu dekat.
Alasan utama pembentukan badan ini adalah untuk mengatasi praktik under invoicing atau pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya.
Dari sisi komoditas, CPO dan batu bara akan menjadi yang pertama diberlakukan. Sementara untuk mineral, masih dalam tahap pengecekan. Dua skenario pun mengemuka: badan ekspor baru ini bisa berada di bawah naungan BUMN atau di bawah Danantara.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id



































