Menuju konten utama

Prabowo Sentil Pengusaha Simpan Hasil Ekspor SDA di Luar Negeri

Prabowo sentil eksportir batu bara hingga emas yang belum menyimpan DHE SDA di bank-bank pelat merah di dalam negeri.

Prabowo Sentil Pengusaha Simpan Hasil Ekspor SDA di Luar Negeri
Presiden Prabowo Subianto menyapa pelajar saat berkunjung ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/6/2026). Dalam kunjungannya ke pulau terluar di wilayah utara Indonesia itu Presiden Prabowo mengatakan akan membangun kampung nelayan dan memperbaiki fasilitas kesehatan di Pulau Miangas untuk menyejahterahkan warga. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyentil para eksportir sawit hingga batu bara yang tidak menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri. Padahal, melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025, pemerintah mewajibkan pengusaha untuk menyimpan DHE SDA di bank-bank pelat merah di dalam negeri.

"Tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, kelapa sawit kita diekspor, hasil ekspornya tidak ditaruh di Indonesia. Batu bara kita dijual, diekspor, hasil ekspornya tidak ditaruh di Indonesia," kata Prabowo di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Prabowo pun mempertanyakan bagaimana bisa pengelolaan kekayaan sumber daya alam yang seharusnya dapat menjadi jalan untuk menyejahterakan rakyat justru terbang ke luar negeri. Ia juga menilai, apabila tidak ada aturan ini, kekayaan dalam negeri hanya akan habis dijual tanpa memberikan nilai tambah bagi negara.

"Bagaimana kita mau hidup sejahtera kalau kekayaan kita diambil tiap hari? Mengalir keluar, tidak tinggal di Republik Indonesia, saudara-saudara sekalian. 287 juta rakyat Indonesia tidak mungkin hidup baik, hidup sejahtera," seru Prabowo.

Selain sawit dan batu bara, Indonesia juga menghadapi masalah pengelolaan sumber daya alam lainnya, khususnya timah dan emas. Katanya, banyak hasil tambang yang diekspor begitu saja oleh para pengusaha.

Prabowo mengakui, berat baginya untuk menjalankan kebijakan DHE SDA dan juga hilirisasi hasil sumber daya alam dengan berani. Namun, ia sudah berkomitmen untuk menjadikan pemerintahannya berpihak kepada rakyat dengan mencegah hasil pengelolaan sumber daya alam bocor ke kuartal negeri.

"Berat bagi kita melaksanakan dengan berani dan dengan optimis, dan dengan kemajuan. Saya tidak akan panjang lebar, tapi ini semua adalah bukti kepada rakyat dan saya kira di hari-hari yang akan datang. Kita juga akan terus memberi memberi bukti ke rakyat dan akan melaporkan ke rakyat langkah-langkah yang kita ambil," tegas Prabowo.

Baca juga artikel terkait DEVISA HASIL EKSPOR atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto