Menuju konten utama
Proyeksi IHSG 3 Juli 2023

Proyeksi IHSG Hari Ini Menguat Jelang Rilis Data Inflasi

Posisi IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.601 sampai dengan 6.742. Berikut rekomendasi saham dari analis.

Proyeksi IHSG Hari Ini Menguat Jelang Rilis Data Inflasi
Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (26/4/2023). Usai cuti bersama Lebaran 2023, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (26/4) dibuka menguat 60 poin (0,88 persen) ke 6.877. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini Senin (3/7/2023). Posisi IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.601 sampai dengan 6.742.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," ujar CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya dalam risetnya.

William menuturkan, faktor rilis data inflasi akan memberikan warna pada pergerakan IHSG hari ini. Hal itu juga dapat menopang kenaikan untuk IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Berikut ini beberapa rekomendasi dari Yugen Bertumbuh Sekuritas, untuk saham-saham berpotensi dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya adalah:

- UNVR

- INDF

- ICBP

- TLKM

- BBCA

- WIKA

- ITMG

- TBIG

- BBNI

Sementara itu, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih merekomendasikan saham milik ARTO. Menurutnya ARTO masih menarik dicermati dengan buy 3220, target price 3320, dan stop loss <3140.

"Secara teknikal ARTO dalam trend penguatan jangka pendek membentuk pola long body candle pada perdagangan terakhir dan mampu breakout pergerakan rata-rata (5,20,50) hari. Hal ini juga tercermin dari peningkatan volume secara signifikan," ujarnya.

Penurunan inflasi diharapkan menjadi pemicu terhadap penurunan tingkat suku bunga setidaknya mulai kuartal I-2024. Antisipasi tersebut akan membawa dampak positif terhadap saham emiten yang terpengaruh dengan fluktuasi tingkat suku bunga, dalam emiten perbankan.

Selain ARTO, dia juga merekomendasikan saham milik PTMP. Ratih menilai PTMP masih layak dikoleksi dengan spec buy or hold 103, target price 107, dan stop loss <100.

"Secara teknikal PTMP dalam struktur pembentukan bullish engulfing candle, mencoba menguji pergerakan rata-rata 20 hari disusul penguatan dari sisi volume serta MACD histogram pada area positif," katanya.

Emiten kemasan dan suku cadang, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menargetkan pertumbuhan pendapatan 15-20 persen pada 2023. Pertumbuhan pendapatan juga diharapkan mendorong laba bersih hingga 15 persen.

Pada kuartal I-2023, PTMP membukukan pendapatan Rp32,7 miliar, turun 4,3 persen YoY dari Rp34,17 miliar pada kuartal I/2022. Namun, perseroan berhasil menekan beban menjadi Rp21,36 miliar dari sebelumnya Rp23,42 miliar. Laba PTMP pun meningkat 43,21 persen menjadi Rp2,92 miliar dari sebelumnya Rp2,04 miliar.

Disclaimer: Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.

Baca juga artikel terkait PREDIKSI IHSG HARI INI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin