Menuju konten utama

Profil Jesslyn Wijaya Atlet Golf yang Diduga Diculik di Jakarta

Profil Jesslyn Wijaya, atlet golf Indonesia yang diduga diculik di Jakarta. Polisi masih menyelidiki kronologi dan fakta di balik kasus ini.

Profil Jesslyn Wijaya Atlet Golf yang Diduga Diculik di Jakarta
Jesslyn Wijaya Lay. instagram/jesswijgolf
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jesslyn Wijaya Lay adalah salah satu atlet golf putri Indonesia. Ia mendadak viral setelah diduga menjadi korban penculikan. Siapa Jesslyn dan bagaimana kronologi serta perkembangan kasusnya?

Peristiwa dugaan penculikan tersebut dilaporkan terjadi saat Jesslyn menghadiri acara ulang tahun keluarganya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk memastikan apakah Jesslyn menjadi korban penculikan atau justru pergi atas kemauannya sendiri.

Profil Jesslyn Wijaya Atlet Golf

Jesslyn Wijaya Lay merupakan seorang atlet golf putri Indonesia yang aktif mengikuti berbagai turnamen golf amatir maupun kejuaraan antarklub di berbagai daerah.

Di tengah semakin berkembangnya olahraga golf di Indonesia, Jesslyn dikenal sebagai salah satu pegolf muda yang konsisten mengasah kemampuan.

Selain aktif sebagai atlet, ia juga dikenal sebagai putri dari pengusaha Pontu Wijaya serta memiliki aktivitas di bidang bisnis.

Perjalanan Jesslyn di dunia golf terbilang relatif singkat, namun menunjukkan perkembangan yang pesat. Berdasarkan sesi tanya jawab di akun Instagram pribadinya, ia mulai menekuni olahraga golf sejak pertengahan tahun 2021.

Dalam kurun waktu beberapa tahun, Jesslyn berhasil meningkatkan kemampuan bermainnya hingga mampu bersaing di berbagai kompetisi amatir dan antarklub.

Salah satu pencapaian terbaik Jesslyn diraih pada Juni 2023 ketika berhasil meraih gelar Best Nett Overall (BNO) Regular dalam turnamen bulanan yang diselenggarakan oleh Chemical Golf Club di Rainbow Hills Golf Club.

Gelar tersebut menjadi prestasi yang membanggakan karena ia mampu mengungguli banyak peserta dan keluar sebagai juara di kategori umum. Keberhasilannya mendapatkan apresiasi dari Chemical Golf Club, yang dikenal sebagai salah satu komunitas golf terbesar di Asia Tenggara.

Di luar aktivitas kompetisi, Jesslyn juga aktif membagikan kesehariannya melalui media sosial. Akun Instagram @jesswijgolf telah memiliki lebih dari 10,6 ribu pengikut dengan ratusan unggahan yang sebagian besar berisi aktivitas latihan, turnamen, perjalanan, serta gaya hidupnya.

Selain Instagram, Jesslyn juga aktif di TikTok. Akun TikTok @jesswij berhasil menarik perhatian publik dengan sekitar 27,9 ribu pengikut dan lebih dari 547 ribu likes.

Update Kasus Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya

Kasus dugaan penculikan Jesslyn Wijaya Lay, bermula pada Senin, 13 Juli 2026, ketika ia menghadiri acara perayaan ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 19.45 WIB, menurut keterangan kuasa hukum keluarga, Andi Darti, berdasarkan informasi dari sejumlah saksi, Jesslyn diduga didatangi oleh beberapa pria bertubuh besar saat acara keluarga belum dimulai.

Menurut keterangan tersebut, mata Jesslyn diduga ditutup sebelum kemudian dibawa menuju sebuah mobil berwarna hitam.

Saat proses tersebut berlangsung, korban disebut sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha keluar dari kendaraan. Namun, menurut keterangan saksi yang disampaikan kuasa hukum, korban kembali dimasukkan ke dalam mobil sebelum kendaraan meninggalkan lokasi.

"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi dikutip Antara News, Selasa (21/7/2026).

Sejak peristiwa itu, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya. Telepon seluler yang digunakan korban juga tidak dapat diakses sehingga keluarga kehilangan kontak dengannya.

Menyusul hilangnya Jesslyn, laporan dugaan penculikan disampaikan kepada Polres Metro Jakarta Pusat. Laporan tersebut kemudian teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan tersebut dan langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi.

Dalam proses penyelidikan awal, polisi melakukan sejumlah langkah, di antaranya memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, mendatangi rumah korban dan keluarganya, serta melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan Jesslyn.

Kuasa hukum keluarga mengungkapkan bahwa pihak pelapor memperoleh informasi yang masih memerlukan verifikasi bahwa Jesslyn diduga melakukan perjalanan menuju Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026.

Di sisi lain, keluarga juga memperoleh informasi lain yang belum terverifikasi bahwa perangkat telepon seluler yang diduga milik Jesslyn masih sempat terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran.

Dalam perkembangan berikutnya, pada Minggu, 19 Juli 2026, pelapor berinisial NA, yang merupakan teman Jesslyn, mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk mencabut laporan dugaan penculikan yang sebelumnya telah dibuat.

Meski demikian, AKBP Roby Heri Saputra menegaskan bahwa pencabutan laporan tersebut tidak menghentikan proses penyelidikan. Polisi tetap melanjutkan penyelidikan karena hingga saat itu belum diperoleh kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan apakah terdapat unsur tindak pidana.

Baca juga artikel terkait PENCULIKAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra