tirto.id - Mayjen TNI (Purn) Handy Geniardi ditunjuk sebagai Direktur Operasi PT Timah Tbk (TINS). Penunjukkan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Rabu (29/10/2025).
Handy sekaligus menggantikan Nur Adi Kuncoro di posisi tersebut. Sebelumnya, Handy merupakan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Nanggala, yang dibentuk PT Timah Tbk dalam upayanya memperbaiki tata kelola pertambangan timah.
Selain penunjukan Handy, RUPSLB para Rabu juga menetapkan Harry Budi Sidharta sebagai Wakil Direktur perseroan, serta Ilhamsyah Mahendra sebagai Direktur Produksi dan Komersial.
Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, mengatakan bahwa perubahan susunan direksi dilakukan sebagai upaya memperkuat strategi bisnis untuk menghadapi tantangan industri timah global.
"PT Timah Tbk berkomitmen memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja operasional, dan memastikan kontribusi perusahaan bagi negara serta masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan," kata Rendi.
Sosok Handy Ganiardi, dari Militer hingga Direksi PT Timah
Mayjen (Purn) Handy Geniardi yang lahir pada Juni 1964 merupakan seorang pensiunan TNI AD. Melansir abituren yang dirilis TNI AD, Hendy termasuk lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987.
Berkarier di militer, Handy tergabung dalam satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Selama kariernya tersebut, Handy pernah menduduki sejumlah jabatan, termasuk Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Wadansekso).
Jabatan lainnya yaitu Komandan Grup3/Sandhi Yudha Kopassus (2010-2011), Ir Kopassus (2011-2012), Pamen Ahli Gol IV Bidang Taktik Parako Kopassus (2012-2013), Danrindam II/Sriwijaya (2012-2014).
Lalu Pamen Denma Mabesad (2014-2015), Kabinda Papua BIN [3] (2015-2018), Wakabais TNI (2018-2020), Pa Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI [4] (2020-2021), Staf Khusus Panglima TNI[5] (2021), hingga Pa Sahli Tk. III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI (2021).
Lantas Handy Geniardi ditunjuk sebagai Wadansesko melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/350/IV/2021tanggal 26 April 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Sementara itu, sebelum ditunjuk sebagai Direktur Opasi PT Timah, Handy juga merupakan Kasatgas Nanggala yang dibetuk PT Timah Tbk. Tugas satuan tersebut ialah menertibkan aktivitas penambangan ilegal, merapikan rantai pasok, serta mengaudit dan membina mitra tambang di wilayah IUP perusahaan di Bangka Belitung.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id





























