tirto.id - Angga Raka Prabowo resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan posisi Hasan Nasbi. Dia dilantik bersama sejumlah pejabat lain di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).
Sebelum melantik Angga, Presiden Prabowo terlebih dulu memberhentikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Officer (PCO), Hasan Nasbi.
Di sisi lain, Angga sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamendigi). Dirinya bekerja bersama Menteri Komdigi, Meutya Hafid, di Kabinet Merah Putih.
Siapakah sosok Angga Raka Prabowo yang baru saja menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah? Simak profilnya berikut ini.
Profil Angga Raka Prabowo
Angga Raka Prabowo kelahiran 8 September 1989. Di usia yang belum menginjak kepala empat ini dirinya sudah menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Sebelumnya, dia juga menjabat sebagai Wakil Menteri (Wamen) di dua kabinet berturut-turut. Sebelum menjadi Wamendigi di Kabinet Merah Putih, dia telah menjabat sebagai Wamen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada 19 Agustus 2024 atau era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Selama menduduki posisi Wamenkomdigi, Angga berperan dalam upaya Pelindungan data Pribadi (PDP), pemberantasan judi online, pemanfaatan AI dalam layanan publik, percepat regulasi turunan dan kelembagaan, transformasi digital, dan infrastruktur layanan digital.
Politikus dari Partai Gerindra ini merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Jayabaya tahun 2011. Dia bergabung dengan partai tersebut sejak 2008.
Dirinya sempat dipercaya mengemban posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) sekaligus Ketua Badan Komunikasi.
Selain menjabat sebagai wamen, dia juga menduduki sejumlah posisi strategis selama perjalanan karier politiknya. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dia menjabat sebagai Ketua Bidang Komunikasi sekaligus Direktur Media Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Di sektor media, tahun 2018, Angga menjabat sebagai Chief Executive Officer Tabloid Independent Observer serta PT Media Pandu Bangga pada 2017. Setahun kemudian, 2019, Angga menjadi Kepala Departemen Sosial Media Partai Gerindra.
Pada 2021, Angga diangkat sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia. Sementara itu, di Partai Gerindra, kini dirinya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal dan Ketua Badan Komunikasi.
Tak hanya kedudukan dan jabatan di politik, Angga juga meraih sejumlah penghargaan. Tahun 2025 ini, namanya masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Fortune Indonesia Summit 2025 yang digelar pada 6 Februari 2025 lalu di The Westin Jakarta. Daftar itu memuat 40 tokoh muda Indonesia paling berpengaruh di berbagai sektor yang berusia di bawah 40 tahun per 31 Desember 2025.
Penghargaan lain juga diperoleh Angga baru-baru ini. Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, Bintang Mahaputera Pratama, secara langsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025 lalu.
Sebagai informasi, Bintang Mahaputera Pratama adalah tanda kehormatan Bintang Mahaputera kelas IV. Bintang ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan NKRI.
Baru-baru ini namanya menjadi perbincangan karena ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama (Komut) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Telkom yang digelar pada 16 September 2025. Hal ini menuai kontroversi sebab Mahkamah Konstitusi (MK) resmi melarang rangkap jabatan untuk para Wamen melalui putusan nomor 128/PUU-XXIII/2025.
Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait reshuffle kabinet dapat mengakses tautan berikut ini.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id




































