Menuju konten utama

Profil Ahmed al-Ahmed & Aksi Heroik saat Teror di Bondi Beach

Ahmed al-Ahmed ialah pahlawan kasus penembakan di Bondi Beach, Australia, Minggu (14/12) malam waktu setempat. Ia merebut senapan dan membuat pelaku mundur.

Profil Ahmed al-Ahmed & Aksi Heroik saat Teror di Bondi Beach
Ahmed al Ahmed, pahlawan dalam peristiwa penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. (Sumber: X/@x_Aliwayzz01)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ahmed al-Ahmed adalah pahlawan dalam kasus penembakan di Bondi Beach, Sydney, New South Wales, negara bagian Australia pada Minggu (14/12/2025) malam waktu setempat. Ia merebut senapan salah satu pelaku dan membuatnya mundur.

Sebelumnya, Festival Hanukkah yang dihadiri ratusan orang berubah menjadi insiden penembakan brutal di Australia. Seorang ayah, Sajid Akram (50), dan anaknya, Naveed Akram (24), melepaskan banyak tembakan ke perayaan tersebut.

Akibatnya, belasan orang meninggal dunia dan kurang lebih 40 lainnya mengalami luka-luka. Beruntung, seorang pria bernama Ahmed al-Ahmed melakukan aksi heroik yang menyebabkan korban tidak bertambah.

Ahmed al-Ahmed menyerang dan melucuti senjata seorang penyerang. Ia, bahkan memaksa pelaku tersebut mundur ke arah jembatan, tempat satu penembak lainnya berada.

Profil Ahmed al-Ahmed "Bondi Hero"

Ahmed al-Ahmed adalah pria berusia 43 tahun yang memiliki toko buah dari Sutherland Shire, Sydney. Pria keturunan Desa Nayrab, Idlib, Suriah ini telah tinggal di Australia sejak 2006.

Orang tua Ahmed al-Ahmed mengatakan kepada ABC bahwa putra mereka tengah minum kopi bersama seorang teman di Pantai Bondi ketika insiden penembakan terjadi.

Meskipun berhasil merebut senapan salah satu pelaku, Ahmed al-Ahmed terkena dua tembakan di lengan dan tangannya. Ia menjalani operasi pada Minggu malam dan sedang dalam proses pemulihan.

“Kami berharap dia akan baik-baik saja. Dia adalah pahlawan, seratus persen," tutur sepupu Ahmed al-Ahmed, Mustafa Asad, kepada media Australia di luar rumah sakit seperti diberitakan Euronews.

Gubernur New South Wales, Chris Minns, memberikan penghargaan atas keberanian yang telah dilakukan oleh Ahmed al-Ahmed.

"Pria itu adalah pahlawan sejati, dan saya yakin banyak orang yang masih hidup malam ini berkat keberaniannya," tutur Chris Minns dalam konferensi pers pada Minggu malam, dilansir BBC.

Sementara pada Senin (15/12) waktu setempat, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, membenarkan Ahmed al-Ahmed adalah pemilik toko buah berusia 43 tahun.

"Ahmed al-Ahmed mengambil senjata dari pelaku tersebut dengan risiko besar bagi dirinya sendiri dan mengalami luka serius akibatnya, dan saat ini sedang menjalani operasi di rumah sakit,” kata Albanese kepada wartawan seperti dituliskan Al Jazeera.

Albanese menambahkan bahwa tindakan dua penyerang tidak sesuai dengan cara bermasyarakat di Australia.

“Pada saat-saat terbaik, yang kita lihat adalah orang Australia bersatu. Dan yang saya inginkan adalah agar orang Australia bersatu agar hal ini memperkuat kebutuhan kita untuk mempromosikan persatuan nasional, dan itu sangat penting. Tidak ada tempat bagi anti-Semitisme di Australia. Tidak ada tempat bagi kebencian,” jelas Albanese.

Baca juga artikel terkait KASUS PENEMBAKAN atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Iswara N Raditya