Menuju konten utama

1.622 Petugas Haji 2026 Dikukuhkan usai Jalani Diklat 20 Hari

Gis Irfan yang mewakili Presiden Prabowo saat mengkuhkan petugas haji, meminta seluruh peserta PPIH untuk dapat menjaga nama baik Indonesia di Tanah Suci.

1.622 Petugas Haji 2026 Dikukuhkan usai Jalani Diklat 20 Hari
Diklat Calon Petugas Haji 2026 Pekan Kedua Fokus Materi Tusi Pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 memasuki hari ke-10. Pada pekan kedua ini, para calon petugas haji dibagi per tugas dan fungsi (tusi) agar lebih fokus pada bidang layanan masing-masing. "Kami berharap teman-teman para petugas itu bisa fokus pada tugas dan fungsinya. Misalnya konsumsi ya, catering," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah (Kemenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, saat mengunjungi lokasi diklat, Senin (19/1/2026).

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto yang diwakili oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf resmi mengukuhkan 1.622 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dengan pengukuhan ini, ia berharap seluruh peserta PPIH untuk dapat menjaga nama baik Indonesia di tanah suci dengan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya kukuhkan saudara-saudara menjadi Petugas Haji Indonesia 1447 Hijriah/2026 Masehi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian," kata dia, dalam upacara penutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta Timur, Jumat, (30/1/2026).

Pria atau yang kerap disapa Gus Irfan juga berharap, pembekalan yang sudah dilaksanakan ini sebagai ruang bagi para peserta PPIH untuk belajar, memperbaiki diri dan mengukuhkan komitmen.

"Akhirnya, saya mengajak seluruh peserta untuk sungguh-sungguh menjadikan pembekalan ini sebagai ruang untuk belajar, ruang untuk memperbaiki diri, dan ruang untuk meneguhkan komitmen. Saudara semua adalah wakil negara. Jaga nama baik Indonesia, jaga amanah yang dipercayakan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," tegas dia.

Irfan juga mengingatkan, keberhasilan tugas di tanah suci tidak hanya ditentukan oleh persiapan teknis, tetapi juga oleh kekuatan batin. Karenanya, sebelum melaksanakan tugas ini, ia berharap para petugas untuk mendapatkan dukungan dan restu keluarga.

Sebab, menurutnya dukungan dan restu dari keluarga merupakan sumber kekuatan yang tidak boleh diabaikan.

"Mintalah doa dan rida dari keluarga sebelum berangkat. Dengan itu, tugas yang berat akan terasa lebih ringan dan dijalani dengan ketenangan," kata dia.

Diklat PPIH Tahun 1447 H/2026 M dilaksanakan selama satu bulan, dimulai secara luring di Asrama Haji Pondok Gede pada 10–30 Januari 2026 dan dilanjutkan secara daring pada 2–11 Februari 2026.

Sebanyak 1.636 peserta mengikuti pelatihan, dengan 1.622 petugas tercatat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sementara itu, 6 peserta berhalangan karena sakit dan 8 peserta karena alasan tertentu.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama