tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku tidak menyangka pohon besar di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan bisa tumbang bahkan tercerabut dari akarnya pada Kamis (30/10/2025). Padahal, Pramono menyebut, pohon-pohon di wilayah tersebut sudah melalui proses perawatan rutin oleh Dinas Pertamanan dan Kehutanan.
“Sebenarnya di Dharmawangsa secara rutin sudah dilakukan [perawatan]. Tetapi kami terus terang tidak menyangka pohon yang begitu besar sampai tercabut dari akar-akarnya. Kan yang tumbang itu sampai akarnya,” ujar Pramono kepada wartawan usai meresmikan pembentukan Posbankum di Balai Agung, Balaikota, DKI Jakarta, Jumat (31/10/2025).
Pramono kemudian mencontohkan peristiwa pohon tumbang yang juga terjadi saat hujan dan angin di kawasan Jalan Metro Pondok Indah Raya, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/10/2025) siang. Menurutnya, kejadian tersebut berbeda karena bukan hanya patah semata.
“Kalau di Pondok Indah kan pohon palem patah, ini betul-betul tercerabut akar-akarnya karena hujan yang tinggi, kemudian angin yang kencang,” katanya.
Oleh karena itu, Pramono memerintahkan agar perawatan dilakukan lebih ekstra melihat adanya kejadian yang baru saja terjadi itu.
Pramono menegaskan bahwa perawatan dan pemangkasan pohon di ibu kota sejatinya telah dilakukan secara rutin jauh sebelum insiden tumbangnya pohon yang terjadi.
Menurut Pram, pemerintah daerah memang memiliki jadwal tetap untuk melakukan perawatan terhadap pohon-pohon di seluruh wilayah Jakarta. Ia bahkan mengaku telah berkali-kali menginstruksikan jajaran Dinas Pertamanan agar pemangkasan dilakukan secara lebih intens.
“Sekarang ini kalau teman-teman lihat, hampir sepanjang jalan kan, mohon maaf bukan apa, kan dipotong lebih rapi. Karena memang saya memerintahkan hampir harian untuk itu. Termasuk pohon,” katanya.
Ia menambahkan, hingga akhir Oktober Dinas Pertamanan dan Kehutanan telah memeriksa kesehatan lebih dari 5.700 pohon dan memangkas lebih dari 62 ribu pohon di berbagai titik.
“Tapi ya sekali lagi, atas nama Pemerintah DKI Jakarta kami segera menangani ini. Mudah-mudahan tidak terulang kembali,” katanya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































