tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena kelompok masyarakat yang kerap melontarkan kritik terhadap pemerintah, namun tidak berkontribusi dalam kerja nyata membangun bangsa.
Ia mengibaratkan hal tersebut seperti orang yang hanya menonton pembangunan tanpa mau ikut bergotong royong.
"Saya juga enggak mengerti, kalau orang lagi mau bangun jembatan, ada yang duduk, dia tidak mau ikut bangun jembatan, tapi dia kritik: Kamu goblok, jangan di situ, harus di sini, rantainya salah, salah," ujar Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4/2026).
Dalam forum yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, dan direktur utama BUMN tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap fokus menjalankan mandat rakyat.
Ia menyebut pihak-pihak tersebut memiliki pola perilaku yang selalu mencari celah kesalahan meski tidak ikut berkontribusi.
"Tapi enggak jadi-jadi itu jembatan. Nah kita yang mau bangun jembatan apa? 'Kamu bikin jembatan, goblok.' Ya saya goblok, tapi rakyat ini desa minta jembatan, saya bangun jembatan. Bagi mereka, apa pun yang kita lakukan, salah aja," tegas Prabowo.
Meski demikian, Prabowo memilih untuk menyikapi kritik tersebut dengan tenang dan kearifan.
Ia menyatakan tetap menghormati perbedaan sikap tersebut dan siap menerima masukan sebagai pengingat agar jajaran pemerintah tetap waspada dalam menjalankan tugas negara.
"Yang mau bangun jembatan, ayo kita bangun jembatan. Yang enggak mau ikut bangun jembatan, ya enggak ada masalah. Silakan, saudara, duduk, nonton atau apa, boleh kritik, boleh," ujar Presiden.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































