Menuju konten utama

Prabowo: NU Faktor Stabilitas Bangsa, Bisa Amankan Negara

Prabowo menyoroti peran strategis para kiai dan ulama sebagai tokoh yang paling dekat dengan rakyat, terutama di pedesaan.

Prabowo: NU Faktor Stabilitas Bangsa, Bisa Amankan Negara
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Nahdlatul Ulama (NU)— organisasi yang menjadi faktor stabilisator bagi bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).

“Keluarga besar NU adalah faktor stabilisator. Faktor yang bisa membuat aman bangsa dan negara,” tegas Prabowo sebagaimana dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan kedekatan personalnya dengan keluarga besar NU.

“Memang saya kenal keluarga besar Nahdlatul Ulama dari sejak kecil. Karena dulu saya tetangganya keluarga Gus Dur di Jakarta dan eyang putri saya memang dari NU,” kenang Prabowo.

Presiden turut memuji komitmen kebangsaan NU yang sudah terlihat sejak sebelum kemerdekaan, salah satunya melalui lagu Syubbanul Wathon dan tradisi salam komando.

Menurutnya, jiwa nasionalis NU bahkan sudah tertanam kuat sebelum Indonesia merdeka.

“Nahdlatul Ulama adalah memang organisasi keagamaan, tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat cinta tanah air. Jadi agamis tapi nasionalis dan patriotik,” imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo menyoroti peran strategis para kiai dan ulama sebagai tokoh yang paling dekat dengan rakyat, terutama di pedesaan.

Menurutnya, kedekatan ulama dengan rakyat menjadi inspirasi bagi aparat negara dalam memahami kondisi masyarakat bawah.

“Para kiai dan para ulama adalah menurut saya tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat. Karena itu para kiai, para ulama paham, mengerti apa yang dirasakan rakyat.”

Prabowo menambahkan kedekatan ulama dengan rakyat secara alami juga dirasakan oleh elemen pertahanan dan keamanan negara.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam mengawal kepentingan rakyat.

“Karena itu ulama, pemerintahan, tentara, kepolisian sesungguhnya paham dan mengerti perasaan rakyat. Itu namanya ulama sama umaro bersatu untuk negara dan bangsa,” tegas Presiden.

Baca juga artikel terkait NAHDLATUL ULAMA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama