tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim penanganan dan pemulihan bencana di sejumlah daerah di Sumatra dalam kondisi terkendali. Hal ini ia sampaikan usai mengunjungi wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatra Utara, Sabtu (13/12/2025).
“Ya, saya lihat keadaan terkendali. Saya cek terus," ujar Prabowo dalam keterangannya, Minggu (14/12/202).
Menurutnya, pemerintah terus memantau langsung kondisi di lapangan, khususnya lokasi pengungsian. Pelayanan terhadap para pengungsi disebut berjalan dengan baik dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.
Ia mengaku sempat meninjau sejumlah wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana, di antaranya Takengon dan Bener Meriah. Upaya pembukaan akses terus dilakukan secara maksimal oleh seluruh petugas di lapangan.
“Di tempat yang paling terisolasi, Takengon, kita kerja keras terus untuk membuka jalan. Bener Meriah juga, saya kira jembatan sudah berfungsi ya Bener Meriah,” urai Prabowo.
Ia menyampaikan, jalur menuju Aceh Tamiang kini telah kembali tersambung sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lebih lancar. Tersambungnya akses tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh petugas di lapangan yang telah bekerja secara maksimal.
“Saya kemarin dari Takengon, Bener Meriah, Tamiang, saya ke Tamiang. Tamiang sudah tembus, saya kira dari sini. Jadi, saya ucapkan terima kasih kepada semua petugas. Luar biasa pekerjaan mereka,” kata dia.
Prabowo turut menyinggung soal pemulihan jaringan listrik. Proses ini disebut masih menghadapi sejumlah kendala akibat kondisi alam dan medan yang berat.
Ia mengakui sebagian wilayah masih terdampak banjir sehingga menghambat pemasangan jaringan listrik.
“Kemudian ada kendala-kendala. Sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus. Tapi, Insyaallah kita harapkan... Ya, mungkin satu minggu mudah-mudahan, ya,” lanjutnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id































