Menuju konten utama

Prabowo Janji Benahi Faskes usai Soroti Kematian Ibu Melahirkan

Nestapa ibu meninggal tersebut menjadi pemantik komitmen kuat pemerintah untuk mempercepat pembenahan fasilitas kesehatan di tanah air.

Prabowo Janji Benahi Faskes usai Soroti Kematian Ibu Melahirkan
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh lagi ada nyawa warga di pelosok daerah yang melayang akibat sulitnya akses kesehatan. Komitmen itu diutarakan Prabowo, setelah masih ditemukan adanya seorang ibu yang meninggal karena pendarahan dalam perjalanan panjang menuju rumah sakit.

Nestapa ibu meninggal tersebut menjadi pemantik komitmen kuat pemerintah untuk mempercepat pembenahan fasilitas kesehatan (Faskes) di tanah air. Janji itu disampaikan Prabowo saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).

"Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan saat melahirkan karena menuju rumah sakit memerlukan waktu yang lama. Hal ini harus kita atasi. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan,” tegas Prabowo dalam sambutannya sebagaimana disiarkan langsung oleh akun YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, pembangunan sektor kesehatan merupakan fondasi utama agar kekayaan negara dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat secara nyata. Untuk memastikan akses medis yang lebih cepat dan berkualitas, pemerintah telah menyiapkan program strategis untuk tiga tahun ke depan.

"Saya sudah merencanakan bersama Menteri Kesehatan dan pemerintah, dalam 3 tahun yang akan datang kita akan membangun, bila membangun baru, kalau bisa memperbaiki dan renovasi 350 sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia. Kita juga akan memperbaiki dan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia. Ini sudah kita rencanakan,” ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga tengah menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional dengan pengadaan peralatan medis berteknologi tinggi. Saat ini, hampir 1.000 unit alat kesehatan modern telah didistribusikan ke rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota.

Prabowo menilai, keberadaan alat kesehatan modern di RS daerah sangat krusial untuk meningkatkan kualitas diagnosis dan pengobatan.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota besar hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan tertentu.

"Pemerintah sekarang menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional. Saat ini kita sudah membagi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern. Kita sudah mulai distribusi ke semua RS daerah di 514 kabupaten/kota. Tadi dilaporkan sebagai contoh RS ini sudah mulai punya alat-alat modern, dan ini akan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait ANGKA KEMATIAN IBU atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama