Menuju konten utama

Polri: Angka Fatalitas Kecelakaan Masa Libur Lebaran 2026 Turun

Polri telah resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3/2026) dan melaksanakan KRYD.

Polri: Angka Fatalitas Kecelakaan Masa Libur Lebaran 2026 Turun
Foto udara antrean kendaraan yang memasuki Gerbang Tol Banyumanik menuju arah Jakarta di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Berdasarkan data sementara dari PT Trans Marga Jateng (TMJ), jumlah kendaraan arus balik di Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo yang memasuki Gerbang Tol Banyumanik menuju arah Jakarta pada H+3 Lebaran hingga pukul 15:00 WIB mencapai sekitar 24.986 kendaraan dan guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, pihak Jasa Marga menyiagakan personel untuk melakukan penguraian kendaraan serta menerapkan sistem jemput bola pembayaran elektronik tol. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Korlantas Polri menyatakan adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan selama masa mudik dan balik Lebaran 2026. Penurunan tersebut dikarenakan adanya kepatuhan dari masyarakat terhadapan aturan berlalu lintas.

“Peristiwa kecelakaannya itu turun 5,75 persen,” ucap Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Agus menyebutkan beberapa kecelakaan memang masih terjadi di sejumlah daerah dan menimbulkan korban. Namun, tingkat fatalitas korban kecelakaan jauh lebih turun jika dibandingkan masa arus mudik dan balik lebaran tahun lalu.

“Kecelakaan lalu lintas turun di fatalitas korban adalah 30,89 persen,” ungkap Agus.

Tak dipungkiri Agus, dalam Operasi Ketupat 2026 yang dikhususkan bagi pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri, sejumlah personel kepolisian juga gugur di lapangan. Terakhir, peristiwa anggota kepolisian yang meninggal di Yogyakarta dan Majalengka.

Ada juga anggota kepolisian Polda Metro Jaya yang meninggal dunia dan personel Polres Pekalongan. Agus menerangkan dirinya akan mengajukan penghargaan luar biasa kepada anggota yang meninggal dunia tersebut.

“Tentunya kami juga menyampaikan duka yang sangat mendalam. Nanti, pimpinan sudah mempertimbangkan untuk kami beri penghargaan,” tutur Agus.

Disampaikan Agus, dirinya akan datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga secara langsung.

Untuk diketahui, Polri telah resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3/2026) dan melaksanakan KRYD guna mengamankan para pemudik di masa arus balik. Agus mengatakan selama Operasi Ketupat 2026, volume kendaraan pada puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah dengan sebesar 270.315 kendaraan.

Bila dibandingkan tahun 2025, terdapat peningkatan sebesar 4,62 persen dari semula 258.512 kendaraan. Meski terjadi kepadatan di sejumlah titik, Agus mengatakan arus lalu lintas bisa terkendali berkat adanya pemberlakuan rekayasa lalu lintas, salah satunya satu arah atau one way nasional.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi