Menuju konten utama

Polisi Cek Dugaan Keracunan Tubuh Terapis yang Tewas di Jaksel

Polisi telah mengirimkan sampel organ korban untuk diuji di Puslabfor Polri untuk mengungkap penyebab kematian terapis Delta Spa itu.

Polisi Cek Dugaan Keracunan Tubuh Terapis yang Tewas di Jaksel
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu memberikan keterangan kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (9/5/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

tirto.id - Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) tengah menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari tubuh jenazah RTA (14), seorang terapis di bawah umur yang ditemukan tewas di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jaksel, AKP Citra Ayu, mengatakan pihaknya telah mengirimkan sampel organ korban untuk diuji di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

“Kemarin kami sudah mengirimkan sampel dari toksikologi, organ-organ, untuk kami cek toksikologi dari korban. Nanti menunggu hasil itu dulu dari Puslabfor, kemudian nanti dapat disimpulkan oleh Rumah Sakit Polri terkait penyebab kematian dari korban seperti apa,” kata Citra kepada para wartawan di Polres Jaksel, Selasa (14/10/2025).

Citra meluruskan kabar yang beredar di masyarakat terkait kondisi jenazah korban. Ia menegaskan berdasarkan hasil pendampingan saat proses autopsi, korban tidak dalam keadaan hamil seperti yang sebelumnya sempat beredar.

“Pada saat kemarin proses autopsi, kami juga mendampingi proses autopsi juga dan dokter menyampaikan bahwa korban ini tidak hamil dan tidak pernah hamil,” ucap Citra.

Citra menjelaskan pengiriman sampel organ tubuh korban merupakan bagian dari prosedur standar untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan zat tertentu yang bisa menyebabkan kematian.

“Kalau sampel-sampel yang dikirimkan, organ, itu merupakan salah satu SOP, ya. Intinya dari dokter juga perlu mengetahui apakah ada kandungan racun kah ataupun mungkin kandungan-kandungan lainnya yang mungkin menjadi menyebabkan korban meninggal dunia,” tuturnya.

Polisi masih terus mendalami penyebab kematian RTA, termasuk memeriksa pihak-pihak yang merekrut korban untuk bekerja di Delta Spa, tempat di mana korban diketahui bekerja sebelum ditemukan meninggal dunia.

Sebelumnya, polisi mengungkap akan melakukan pemeriksaan kembali kepada pihak Delta Spa terkait kematian terapis berinisial RTA (14). Jasadnya diketahui ditemukan di lahan kosong daerah Pejaten, Pasar Minggu, Kamis (2/10/2025).

Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Ardian Satrio Utomo, menjelaskan pemeriksaan akan dilakukan kepada pihak yang merekrut korban. Terlebih, korban masih merupakan anak di bawah umur.

"Manajer sudah dipanggil. Kami panggil yang rekrutmennya dulu. Yang rekrutmen bagaimana proses rekrutmen para terapis ini. Harusnya kemarin Kamis. Minta mundur minggu depan," ucap Ardian kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

Baca juga artikel terkait PENEMUAN MAYAT atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama