Menuju konten utama

Petugas Haji Harus Melayani Lansia, Wamenag: Butuh Kekuatan Hati

Saiful Rahmat Dasuki mengatakan, satu petugas nantinya akan melayani 11 orang termasuk lanjut usia (lansia) yang menjadi peserta haji 2024.

Petugas Haji Harus Melayani Lansia, Wamenag: Butuh Kekuatan Hati
Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menyampaikan pengarahan dalam pembukaan Bimbingan Teknis Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 1445 H/2024 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (19/3/2024). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wpa

tirto.id - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki menyebutkan, satu petugas nantinya akan melayani 11 orang termasuk lanjut usia (lansia) yang menjadi peserta haji 2024. Menurut dia, dengan perbandingan tersebut, pada petugas harus memiliki kesabaran yang tinggi.

"Rata-rata satu orang 11 lansia di tengah terik matahari, harus melayani lansia dengan berbagai latar belakang, makanya butuh kekuatan hati," katanya kepada awak media, Selasa (19/3/2024).

Rahmat menyebutkan bahwa lansia yang menjadi peserta haji 2024 berjumlah 45.000 orang. Sementara itu, jumlah petugas haji ada sekitar 4.200 orang.

Menurut dia, lansia maupun warga peserta haji 2024 bisa memberikan masukan terhadap Kemenag terkait pelayanan haji ini. Evaluasi itu nantinya bisa dijadikan bahan untuk peningkatan pelayanan haji dari Kemenag.

"Ada catatan yang sampai ke kami, akan jadi evaluasi. Khusus penyelenggaraan tahun ini meningkatkan layanan. Haji, khususnya lansia, karena Pak Jokowi sudah kasih kebijakan ini layanan ramah lansia," urai Rahmat.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan sebuah pengalaman tak mengenakan soal pelayanan haji dari Kemenag. Pada 2017, Menag Yaqut Cholil Qoumas menunaikan ibadah haji.

Kata Rahmat, Yaqut saat itu tidak mendapatkan pelayanan dengan benar. Yaqut diklaim tidak tidur di hotelnya selama tiga hari berturut-turut.

"Di sana [saat haji], [Yaqut] tidak dapat pelayanan yang semestinya. Tiga hari enggak dapat hotel duduk di rumah makan. Penyelenggara kabur, enggak bisa dihubungi," ucapnya.

Rahmat menyebutkan, berdasar pengalaman tersebut, Yaqut lantas meningkatkan pelayanan haji oleh Kemenag. Ia mengakui, pelayanan haji bisa maksimal dilakukan berkat dirjen hingga semua staf di Kemenag.

"Beliau [Yaqut] diangkat jadi Menteri Agama, makanya peningkatan ini [pelayanan haji] karena [Yaqut] punya pengalaman khusus," urainya.

Baca juga artikel terkait HAJI 2024 atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Muhammad Taufiq
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Anggun P Situmorang