tirto.id - Nepal adalah negara pegunungan yang berada di wilayah Asia Selatan. Letak geografis negara ini mulai membuat netizen penasaran setelah gelombang demonstrasi besar terjadi di sana.
Demo di Nepal yang pecah sejak Jumat, 5 September 2025 mempunyai efek besar di negara tersebut. Mundurnya para pemimpin, membuat Nepal mengalami kekosongan kekuasaan. Situasi Nepal saat ini masih belum benar-benar kondusif meski sudah cukup tenang.
Peta Negara Nepal dan Letak Geografis
Nepal adalah salah satu negara di Asia Selatan yang tergolong sebagai negara miskin. The Borgen Project menyebut lebih dari 25% penduduk hidup di bawah garis kemiskinan nasional.
Negara ini berbatasan dengan Cina di sebelah utara, dan India di sebelah timur, barat, dan selatan. Nepal adalah negara yang tidak punya akses ke laut dan terdiri dari tiga wilayah geografis yakni dataran rendah terai, perbukitan tengah, dan pegunungan tinggi Himalaya.
Dataran rendah terai berada di wilayah selatan dengan iklim tropis. Sedangkan daerah perbukitan tengah memiliki iklim yang lebih sejuk. Ibukota Nepal, Kathmandu berada di wilayah perbukitan tengah.
Pegunungan tinggi Himalaya ada di bagian utara Nepal. Ini menjadi daya tarik wisatawan karena terdapat puncak tertinggi di dunia, Mount Everest.
Mata pencaharian para penduduk di negara ini bervariasi, mulai dari pertanian, peternakan, kerajinan tangan, hingga pariwisata. Tergantung dimana mereka tinggal. Tak sedikit pula masyarakat Nepal yang memilih untuk mencari pekerjaan di luar negeri. Mereka lantas rutin mengirimkan uang ke keluarganya di Nepal.
Hubungan dengan negara tetangga yakni India dan Cina juga terbilang cukup baik. India adalah satu-satunya akses Nepal ke laut. Meski sempat ada ketegangan, saat ini hubungan bilateral mereka terjalin baik.
Situasi Demo Nepal Terkini
Setelah melakukan penyerangan dan pembakaran di gedung-gedung parlemen, kantor perdana menteri, dan kantor Mahkamah Agung, para demonstran saat ini mengalihkan perhatian mereka ke hotel-hotel mewah.
Seperti diberitakan NDTV, para demonstran menyerang dan menduduki hotel bintang lima termasuk Hotel Hilton, Hotel Hyatt Regency, dan Varnabas Museum Hotel yang berada di Kathmandu.
Kementerian Kesehatan Nepal menyebut jika jumlah korban tewas sejak demonstrasi dimulai meningkat menjadi 34 orang yang berasal dari peserta demo dan polisi pengaman. Selain korban tewas yang bertambah, juga terdapat lebih dari 1.300 orang dilaporkan terluka.
Aksi demo yang dimotori generasi muda dengan gerakan “Gen Z Protest” itu mengkritik kesenjangan sosial yang terjadi di Nepal. Para pejabat dan keluarganya hidup bergelimang harta sedangkan masih banyak masyarakat yang hidup serba kekurangan.
Pemerintahan yang dinilai tak hanya penuh korupsi namun juga dibumbui dengan praktek nepotisme itu ingin mereka hancurkan dan memilih pejabat baru yang anti korupsi.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































