Menuju konten utama

Pertanyaan tentang Ketahanan Nasional dan Bela Negara

Pertanyaan tentang Ketahanan Nasional yang akan disajikan berikut ini berbentuk soal essay. Simak sejumlah contoh soal dan jawabannya di bawah ini.

Pertanyaan tentang Ketahanan Nasional dan Bela Negara
Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 3 Marinir dan kru pesawat melaksanakan briefing sebelum simulasi pembebasan sandera di menara Air Traffic Controller (ATC) Bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (9/12/2020). Simulasi ini sebagai bentuk pelatihan tempur dan kesiapan prajurit Marinir dalam membantu pengamanan objek vital dari berbagai ancaman, salah satunya teror terhadap ruang pengendali lalu lintas udara (ATC). ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/wsj.

tirto.id - Pertanyaan tentang ketahanan nasional dan bela negara biasanya muncul dalam bentuk soal essay. Materi ketahanan nasional dipelajari mulai dari tingkat sekolah menengah hingga pendidikan tinggi.

Walau begitu, ketahanan nasional pada dasarnya merupakan sesuatu yang harus dimiliki setiap negara. Di Indonesia, misalnya, konsep ketahanan nasional yang dikembangkan adalah self defense. Dengan konsep tersebut dapat diartikan bahwa ketahanan nasional pemerintah Indonesia bukan bertujuan untuk menginvasi negara lain.

Ketahanan nasional yang diterapkan Indonesia merupakan upaya mawas diri, baik ke dalam maupun ke luar. Ketahanan nasional yang demikian selaras dengan salah satu asas ketahanan nasional yakni asas mawas ke dalam dan ke luar.

Implementasi ketahanan nasional di Indonesia dilakukan secara berlapis, mulai dari skala kecil hingga paling besar. Pertama, skala paling kecil yakni ketahanan diri atau perorangan. Kedua, ketahanan di tingkat keluarga. Ketiga, ketahanan di tingkat yang lebih luas yakni kampung, desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi. Kelima, lapisan yang ada pada tingkat regional mencakup Indonesia bagian barat, tengah dan timur. Keenam, lapisan terakhir, yakni ketahanan nasional.

Pertanyaan tentang Ketahanan Nasional dan Bela Negara

Dalam pembahasan materi ketahanan nasional, seringkali memunculkan pertanyaan tentang ketahanan nasional dan bela negara. Pertanyaan demikian pun biasa muncul dalam ujian, baik dalam tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.

Sejumlah pertanyaan tentang ketahanan nasional dan bela negara kerap kali berkaitan dengan pengertian, tujuan, serta contoh penerapannya. Berikut ini kumpulan pertanyaan tentang ketahanan nasional dan jawabannya.

1. Apa yang dimaksud dengan ketahanan nasional?

Jawaban:

Menurut Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu negara yang mencakup keuletan, ketangguhan, dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Berbagai ancaman tersebut dapat membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup negara, dan usaha untuk mencapai tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam UUD 1945.

2. Apa hubungan antara ketahanan nasional dan bela negara?

Jawaban:

Luh Suryatni, dalam jurnal berjudul Bela Negara sebagai Pengejawantahan dalam Ketahanan Nasional Berdasarkan UUD Negara Republik Indonesia 1945, menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan nasional dan bela negara. Menurutnya, kegiatan bela negara pada dasarnya merupakan usaha dari warga negara untuk mewujudkan ketahanan nasional. Namun, bela negara tidak melulu berkaitan dengan militer atau militerisme.

Berdasarkan Pasal 27 dan 30 UUD 1945, masalah bela negara dan pertahanan nasional merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara. Bela negara merupakan upaya yang dilakukan untuk mempertahankan Republik Indonesia dari ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

3. Mengapa bela negara sangat penting dalam mewujudkan ketahanan nasional?

Jawaban:

Alfiandra dkk., dalam modul pembelajaran "Pendidikan Kewarganegaraan: Ketahanan Nasional", menjelaskan bahwa pentingnya bela negara dalam mewujudkan ketahanan nasional dapat dilihat melalui sejarah kemerdekaan Indonesia.

Bela negara merupakan sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan pemerintah. Pentingnya bela negara membuat semua warga negara berkewajiban untuk ikut serta dalam bela negara seperti termuat dalam UUD 1945.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa bela negara dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara. Di sisi lain, konsep bela negara juga dapat diartikan sebagai upaya untuk berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial, maupun ekonomi.

4. Apa 3 wujud konsepsi ketahanan nasional?

Jawaban:

Wujud konsepsi ketahanan nasional termuat dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Wujud ketahanan nasional meliputi: ketahanan nasional sebagai metode atau pendekatan, ketahanan nasional sebagai kondisi, dan ketahanan nasional sebagai doktrin.

A. Ketahanan nasional sebagai suatu metode berpikir sekaligus pendekatan

Artinya, ketahanan nasional digunakan sebagai pendekatan dalam pembangunan nasional. Dengan demikian, pembangunan nasional dapat mencerminkan keterpaduan antara segala aspek kehidupan nasional secara utuh dan menyeluruh.

B. Ketahanan nasional sebagai kondisi dinamis

Artinya, ketahanan nasional mengacu pada pengalaman empirik atau keadaan nyata yang berkembang dalam masyarakat. Dalam hubungan ini yang menjadi fokus perhatian adalah adanya ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG). Ketahanan nasional sebagai kondisi sangat tergantung dari unsur-unsur yang mendukungnya.

C. Ketahanan nasional sebagai doktrin dasar nasional

Sementara ketahanan nasional sebagai doktrin dasar nasional merujuk pada konsepsi pengaturan bernegara. Dengan dimasukkan dalam GBHN, konsepsi ketahanan nasional telah menjadi doktrin pelaksanaan pembangunan.

5. Apa tujuan dari ketahanan nasional?

Jawaban:

Tujuan ketahanan nasional adalah mencapai tujuan nasional seperti yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945. Selain itu, ketahanan nasional juga bertujuan mengatasi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Dengan mencapai tujuan nasional, ketahanan nasional diharapkan dapat memperkuat kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

6. Faktor apa saja yang memengaruhi ketahanan nasional di Indonesia saat ini?

Jawaban:

Faktor atau unsur yang memengaruhi ketahanan nasional Indonesia diistilahkan sebagai gatra. Gatra ketahanan nasional Indonesia disebut astagatra (delapan gatra), yang terdiri dari trigatra (tiga gatra) dan pancagatra (lima gatra).

Tiga aspek kehidupan alamiah (trigatra) meliputi: gatra letak dan kedudukan geografi, gatra kedudukan dan kekayaan alam, serta gatra keadaan dan kemampuan penduduk.

Sementara itu, lima aspek sosial (pancagatra) yang memengaruhi ketahanan nasional yaitu gatra ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta gatra pertahanan dan keamanan (hankam)

7. Apa saja contoh dari ketahanan nasional?

Jawaban:

Contoh ketahanan nasional meliputi berbagai aspek kehidupan yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa contoh ketahanan nasional:

  • Menegakkan hukum secara adil, tanpa pandang bulu.
  • Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program yang terstruktur.
  • Peningkatan kualitas infrastruktur nasional.
  • Peningkatan kualitas lingkungan hidup.
  • Peningkatan sistem pertahanan dan keamanan nasional.
  • Peningkatan kualitas ekonomi masyarakat.
  • Peningkatan kualitas sistem pendidikan nasional.

8. Apa saja sifat ketahanan nasional?

Jawaban:

Masih menurut Alfiandra, dkk. dalam modul mata kuliah “Pendidikan Kewarganegaraan: Ketahanan Nasional”, disebutkan bahwa ada empat sifat ketahanan nasional, antara lain:

A. Integratif

Sifat ketahanan nasional integratif mengandung pengertian bahwa segala aspek kehidupan kebangsaan memiliki hubungan dengan lingkungan sosial dan alam.

B. Mawas ke dalam

Ketahanan nasional yang paling utama diarahkan pada diri bangsa dan negara itu sendiri demi mewujudkan hakikat dan tujuan nasional.

C. Menciptakan kewibawaan

Ketahanan nasional yang bersifat integratif dapat mewujudkan sifat kewibawaan nasional. Dengan hal ini, ketahanan nasional dapat memiliki deterrent effect yang harus diperhitungkan pihak lain.

D. Dinamis

Ketahanan nasional suatu bangsa tidaklah bersifat tetap, melainkan sebagai suatu hal yang dinamis. Ketahanan nasional dapat meningkat atau bahkan menurun bergantung pada pengendalian situasi dan kondisi.

9. Apa saja asas-asas ketahanan nasional?

Jawaban:

Syamsu Ridhuan dalam modul pembelajaran “Ketahanan Nasional" (2019) menjelaskan bahwa asas-asas ketahanan nasional ada empat, yaitu:

A. Asas kesejahteraan dan keamanan

Kesejahteraan dan keamanan saling terkait seperti dua sisi mata uang. Untuk menjaga kesejahteraan, tingkat keamanan yang memadai dibutuhkan dan sebaliknya keamanan memerlukan kesejahteraan yang mencukupi. Oleh karena itu, penyelenggaraan ketahanan nasional mencerminkan kesejahteraan dan keamanan nasional.

B. Asas komprehensif dan integral atau menyeluruh terpadu

Ketahanan nasional melibatkan kehidupan bangsa secara menyeluruh, menciptakan kesatuan dan harmoni yang seimbang dari semua aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Kesatuan dan harmoni yang seimbang ini berdasarkan prinsip astagatra yakni trigatra dan pancagatra.

C. Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar

Sistem kehidupan nasional akan selalu berorientasi dengan lingkungannya, baik dalam maupun luar. Dalam proses interaksi tersebut dapat menimbulkan sejumlah implikasi, baik positif maupun negatif. Untuk itu asas ketahanan nasional harus mencakup mawas ke dalam dan mawas ke luar.

D. Asas kekeluargaan

Ketahanan nasional mengandung nilai-nilai kearifan, kebersamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam berbangsa dan bernegara. Dalam asas kekeluargaan, ketahanan nasional tetap mengakui adanya perbedaan tetapi harus dikendalikan agar tidak berkembang menjadi konflik horizontal. Keberagaman harus dirawat secara seimbang, serasi, dan selaras dalam pola hubungan kemitraan dan kekeluargaan.

10. Sebutkan dan jelaskan apa saja aspek ketahanan nasional?

Jawaban:

Sigit Dwi Kusrahmadi dalam modul kuliah “Ketahanan Nasional” menyebutkan sejumlah aspek dalam ketahanan nasional untuk konteks Indonesia, antara lain:

1. Aspek ideologi

Aspek ideologi, yaitu mempertahankan dan mengembangkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila dalam ketahanan nasional digunakan sebagai pedoman untuk mengarahkan tujuan yang akan dicapai dalam melangsungkan kehidupan nasional.

2. Aspek politik

Aspek politik diartikan sebagai asas, haluan, kebijaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan dan kekuasaan. Ketahanan nasional dalam bidang politik berupaya untuk menempatkan secara proporsional kedaulatan rakyat dalam kehidupan negara dan memfungsikan lembaga-lembaga negara sesuai dengan ketentuan konstitusi.

3. Aspek ekonomi

Aspek ekonomi adalah seluruh kegiatan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola faktor produksi–mencakup sumber daya alam, tenaga kerja, modal, teknologi, dan manajemen–serta distribusi barang dan jasa untuk kesejahteraan rakyat. Ketahanan di bidang ekonomi sangat erat sekali dengan ketahanan nasional.

4. Aspek sosial budaya

Aspek sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya bangsa yang mencakup kegigihan diri untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi berbagai ancaman dari luar maupun dalam negeri. Wujud ketahanan nasional sosial budaya tercermin dalam kondisi sosial budaya manusia yang menjiwai Pancasila.

5. Aspek pertahanan dan keamanan

Aspek pertahanan dan keamanan diartikan sebagai upaya untuk mempertahankan negara dari ancaman yang membahayakan identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Wujud ketahanan pada bidang ini tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa Indonesia atau upaya bela negara seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga artikel terkait KETAHANAN NASIONAL atau tulisan lainnya dari Umi Zuhriyah

tirto.id - Pendidikan
Penulis: Umi Zuhriyah
Editor: Fadli Nasrudin