Menuju konten utama

Pertamina Bubarkan 2 Anak Usaha dengan Kontribusi Rendah

Dua anak usaha Pertamina, TRB London dan Pertamina Energy Services Pte. Ltd, telah dilikuidasi masing-masing Februari dan Juli tahun ini.

Pertamina Bubarkan 2 Anak Usaha dengan Kontribusi Rendah
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina Agung Wicaksono menyampaikan paparan pada Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/10/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan likuidasi terhadap dua anak perusahaan milik Pertamina. Langkah tersebut dilakukan karena kedua anak perusahaan tersebut tidak memiliki kontribusi yang signifikan.

Menurut Agung, rencana yang telah rampung pada 2025 itu merupakan dukungan langsung dari Perseroan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perampingan 1.000 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi 200 perusahaan.

"Dan kami laporkan bahwa di tahun 2025 ini telah selesai, telah tuntas dilakukan likuidasi dua entitas perusahaan yang tidak lagi memiliki kontribusi strategis sebagai langkah perampingan tersebut," kata Agung dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (20/11/2025).

Adapun dua anak perusahaan yang dimaksud yakni TRB London, yang bergerak di bidang asuransi dan telah dibubarkan pada Februari lalu, serta Pertamina Energy Services Pte. Ltd, yang berbasis di Singapura—eks anak usaha Petral—dan telah dituntaskan likuidasinya pada Juli 2025.

Pembubaran dua anak perusahaan itu merupakan bagian dari tahapan transformasi dan reformasi tata kelola yang berkelanjutan.

Agung melanjutkan bahwa Pertamina akan berfokus pada core business atau bisnis inti, yakni pada bidang minyak dan gas, pengolahan, hingga distribusi energi, termasuk energi baru dan terbarukan (EBT).

"Tujuannya tentu adalah bagaimana perusahaan memiliki daya saing yang lebih tinggi, lebih ramping, lebih lincah, dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat, bisa lebih efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PERTAMINA atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana