Menuju konten utama

Perang Iran: Ada Ledakan Besar di Perairan Kuwait, Minyak Tumpah

Kapal-kapal yang melintas diperingatkan agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transit di sekitar Pelabuhan Kuwait.

Perang Iran: Ada Ledakan Besar di Perairan Kuwait, Minyak Tumpah
UKMTO menerima laporan insiden sekitar 30 mil laut di tenggara Pelabuhan Mubarak Al-Kabeer, Kuwait. Kapten kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan melihat dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal, serta tumpahan minyak di permukaan laut yang berasal dari tangki kargo. Doc: x.com/@UK_MTO

tirto.id - Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengeklaim menerima laporan dari sebuah kapal tanker terkait ledakan besar di perairan dekat Pelabuhan Kuwait pada Kamis (5/3/2026). Setelah ledakan terjadi, terlihat tumpahan minyak di permukaan laut di sekitar pelabuhan tersebut.

Selain itu, kapten kapal tanker juga melaporkan melihat sebuah pesawat kecil meninggalkan area sekitar lokasi ledakan.

Insiden itu disebut terjadi pada Rabu (4/3/2026), sekitar pukul 22.40 UTC. Namun, Badan Keamanan Maritim Inggris menyatakan tidak ada kebakaran yang dilaporkan setelah ledakan tersebut.

Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki insiden yang terjadi di lepas pantai wilayah Mubarak Al-Kabeer, Kuwait, tersebut.

"Ada minyak di dalam air yang berasal dari tangki kargo, yang dapat berdampak pada lingkungan," tulis UKMTO dalam ungghan di platform X, dikutip Hindustan Times, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan seluruh awak kapal dipastikan selamat.

Sejalan dengan kejadian tersebut, UKMTO memperingatkan kapal-kapal yang melintas di wilayah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transit di sekitar Pelabuhan Kuwait. Kapal juga diminta segera melaporkan kepada otoritas jika melihat aktivitas mencurigakan.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Dalam Negeri Kuwait menyatakan insiden tersebut terjadi di luar perairan teritorial Kuwait, yakni setidaknya 60 kilometer (37 mil) dari Pelabuhan Mubarak Al-Kabeer.

"Kementerian menegaskan bahwa apa yang beredar itu tidak benar, dan bahwa insiden yang dimaksud terjadi di luar perairan teritorial Negara Kuwait, pada jarak tidak kurang dari (60) kilometer dari Pelabuhan Mubarak Al-Kabeer, mendesak semua orang untuk menunjukkan akurasi dan mendapatkan informasi semata-mata dari otoritas resmi di negara itu," tulis Kementerian Dalam Negeri Kuwait dalam unggahan tersebut.

Baca juga artikel terkait KAPAL TANKER atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana