Menuju konten utama

Penjelasan Ending To the Moon, Akankah Ada Season 2?

Drakor To the Moon telah berakhir pada 25 Oktober 2025 lalu. Ini penjelasan ending beserta nasib persahabatan tiga karakter dan informasi season 2.

Penjelasan Ending To the Moon, Akankah Ada Season 2?
Drama Korea To The Moon (2025). FOTO/dephub.go.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Drama korea (drakor) To the Moon telah mencapai episode terakhir pada 25 Oktober 2025 lalu. Simak penjelasan ending drakor ini dan informasi apakah ada season 2.

To the Moon tayang sejak 19 September 2025 di jaringan MBC dan di platform streaming Vidio setiap Jumat dan Sabtu. Drakor garapan dua sutradara, Oh Da-young dan Jung Hoon, ini diadaptasi dari novel populer Korea berjudul Let's Go to the Moon karya Jang Ryu-jin.

Dengan genre komedi romantis, drakor To the Moon menyoroti kisah anak muda yang semakin miskin akibat lingkungan sosial dan kerja yang tidak stabil. Durasinya seperti drakor pada umumnya, yakni 1 jam 10 menit tiap episode.

Drakor 12 episode ini diperankan beberapa aktor dan aktris ternama. Di antaranya, yakni Lee Sun-bin berperan sebagai Jung Da-hae, Ra Mi-ran sebagai Kim Ji-song, dan Kim Young-dae sebagai Ham Ji-woo.

Lalu, bagaimana jalan cerita drakor To the Moon? Simak penjelasannya berikut penjelasan ending-nya.

Jalan Cerita Drakor To the Moon

Drakor To the Moon berkisah mengenai kehidupan para pekerja kontrak. Mereka tengah berusaha bertahan hidup di tengah ketatnya persaingan di dunia kerja.

Cerita drakor ini berfokus pada seorang perempuan bernama Jung Da-hae yang lahir dan besar dari keluarga miskin. Meski berasal dari keluarga miskin, dia berusaha agar mendapat kehidupan yang lebih layak dan stabil.

Hal tersebut dilakukannya dengan menempuh jalan yang terjal. Tak jarang, keadaan justru kerap membuatnya semakin terpukul.

Beruntung, dia bekerja sebagai pegawai kontrak di divisi humas dan marketing sebuah perusahaan makanan manis. Cita-citanya sederhana saja, menjadi seorang pekerja tetap sehingga hidupnya menjadi lebih baik.

Namun, cita-cita itu tak mudah dia gapai. Ini karena di tempat kerja terjadi persaingan yang ketat antarkaryawan. Tidak hanya soal persaingan, dia juga masih harus berhadapan dengan atasan yang sering meremehkannya.

Namun, dia tidak sendiri. Ada dua rekan sekantornya, yakni Kan Eun-sang dan Kim Ji-song yang menemaninya.

Suatu hari, dia bertemu pemuda taipan, Ham Ji-woo. Pertemuan ini membawa perubahan baik pada Ji-woo yang selama ini merasa hampa. Tak hanya itu, ini juga baik bagi Da-hae yang terus berusaha mengubah jalan kehidupannya.

Penjelasan Ending To the Moon

Episode terakhir To the Moon menyorot persahabatan tiga karakter dalam drama ini. Setelah pasar koin jatuh, persahabatan mereka pun mulai retak.

Dikisahkan, Eun-sang menjual koinnya sendiri untuk membantu saudara-saudaranya. Hal ini pun memicu kebencian dalam kelompok persahabatan mereka.

Namun, ketika masing-masing dari mereka tengah memperjuangkan kehidupan pribadi hingga mencapai puncaknya, mereka pun menyadari sesuatu. Mereka sadar bahwa mengejar keuntungan telah membuat mereka kehilangan kedamaian.

Ketiganya pun berusaha untuk melepaskan diri dari keserakahan duniawi. Mereka pergi ke kuil dan ini menjadi salah satu momen paling lucu sekaligus simbolis.

Dalam kunjungannya ke kuil itu ketiganya bersumpah untuk tidak lagi menggunakan mata uang kripto. Namun, mereka juga masih menyelinap di sekitar kuil untuk mencari bar sinyal. Tak lain yakni untuk memeriksa harga.

Pada akhirnya, mereka sadar bahwa stabilitas sejati tidak hanya datang dari uang. Orang-orang yang tetap bertahan saat berantakan lebih cukup dari itu.

Secara keseluruhan, drakor ini berisi tentang bertahan hidup secara emosional. Setiap karakter memperoleh sesuatu yang berbeda.

Eun-sang menjadi mandiri secara finansial, Ji-song memulai usahanya sendiri, lalu Da-hae memutuskan untuk bekerja. Da-hae bekerja bukan karena sekadar harus melakukannya, melainkan karena dia akhirnya menemukan makna dalam rutinitas sehari-harinya.

“Bulan” dalam judul To the Moon pun menjadi metafora dari tujuan dalam hidup. Bukan tujuan finansial yang utama, melainkan ambisi, harapan, dan ketahanan.

Seseorang bisa saja berambisi dalam hidup, ingin mengejar bulan, atau memiliki harapan tinggi. Namun, pada akhirnya, untuk tetap hidup, dia butuh ketahanan untuk menghadapi ketidakmungkinan, ketidaksempurnaan.

Kedamaian dalam hidup diraih bukan dengan keberhasilan mencapai tujuan. Lebih dari itu, menyadari apa-apa dan siapa-siapa yang ada dalam pasang-surut kehidupan justru ternyata lebih menenangkan.

Hingga saat ini, belum ada kabar kelanjutan drakor To the Moon akan ada season ke-2. Namun, penggemar drakor ini tetap layak menantikannya atau cerita baru dengan sudut pandang baru, mengingat berkesannya To the Moon.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait drakor dapat mengakses tautan berikut ini.

Baca juga artikel terkait DRAKOR atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Film
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat