Menuju konten utama

Pecah Rekor, Capaian Pokok Lelang 2022 Tertinggi Sejak 115 Tahun

DJKN Kemenkeu mencatat capaian pokok lelang sepanjang 2022 berhasil menyentuh Rp35,23 triliun.

Pecah Rekor, Capaian Pokok Lelang 2022 Tertinggi Sejak 115 Tahun
Warga mengamati mobil merek Subaru yang dilelang di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Bea dan Cukai, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/aww.

tirto.id -

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mencatat capaian pokok lelang sepanjang 2022 berhasil menyentuh Rp35,23 triliun. Angka ini setara dengan 117 persen atau melebihi target dari ditetapkan pada tahun lalu yang hanya sebesar Rp30 triliun.
"Tahun 2022 itu capaian pokok lelang sepanjang lelang di Indonesia atau selama 115 tahun. Jadi selama 115 tahun lelang tertinggi ya 2021-2022," kata Direktur Lelang DJKN, Joko Prihanto dalam Bincang DJKN, di Jakarta, Jumat (20/1/2023).
Jika dilihat secara tren, nilai pokok lelang dalam lima tahun terakhir selalu mengalami peningkatan. Pada 2017 pokok lelang hanya Rp17 triliun. Kemudian meningkat jadi Rp18 triliun di 2018 dan Rp27 triliun di 2019.
Namun, pada 2020 pokok lelang sempat turun akibat pandemi COVID-19 menjadi Rp26 triliun dan meningkat kembali pada 2021 menjadi Rp35 triliun.
Selain itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari lelang sepanjang 2022 mencapai Rp850 miliar atau meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat Rp726 miliar. Capaian ini juga meningkat dibandingkan target PNBP dari lelang tahun lalu Rp700 miliar.
"Tetapi tercapainya Rp850 miliar artinya 121 persen dari target. Capaian PNBP lelang tren pertumbuhan positif juga," imbuhnya.
Data untuk PNBP lelang sejak 2017 sebesar Rp379 miliar, 2018 mencapai Rp 452 miliar. Kemudian pada 2019 realisasi PNBP alami peningkatan menjadi Rp590 miliar dan kembali menurun di 2020 sebesar Rp534 miliar, dan pada 2021 capaiannya Rp726 miliar.
Dari hasil capaian di atas, maka DJKN menargetkan capaian lelang pada 2023 atau tahun ini sebesar Rp33 triliun. Sementara untuk PNBP-nya dikisaran Rp758 miliar. Target keduanya pun menjadi tertinggi sepanjang sejarah.
"Ini juga target tertinggi sepanjang sejarah kita optimis. Kita upayakan tiap tahun meningkat 5 persen," imbuhnya.
Lebih lanjut, Joko menjelaskan lelang memiliki tiga peran penting bagi perekonomian nasional. Pertama membantu pemulihan keuangan negara dengan menegakkan hukum, melalui penjualan barang rampasan, sitaan dan barang milik negara.
"Disini uang negara yang sudah dikorupsi, disalahgunakan kemudian ada proses hukum pidana, perdata dan kemudian perkara sudah inkrah misalnya ada perampasan kami lelang itu peran lelang dalam ekonomi. Artinya uang negara tadinya diambil orang tak bertanggung jawab dikembalikan dengan proses lelang," jelasnya.
Kedua, lelang juga memiliki peran untuk menyelesaikan kredit macet atau non performing loan dengan tujuan untuk mendukung fungsi intermediasi perbankan, melalui pencairan agunan dengan penjualan lelang.
"Di masa pandemi 2020-2021 banyak sekali perusahaan perusahaan agak terganggu dan alami kredit macet dan perbankan untuk kembalikan dana yang sudah disalurkan dikembalikan dan disalurkan ke masyarakat melalui jualan lelang,"ucapnya.
Terakhir, peranan lelang dalam perekonomian yakni untuk menggerakkan roda perekonomian dengan meningkatkan potensi nilai barang dan membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga artikel terkait LELANG atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Maya Saputri