Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

Pandemi Segera Berakhir, IDI: Bukan Berarti Penyakitnya Tak Ada

Kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata dunia.

Pandemi Segera Berakhir, IDI: Bukan Berarti Penyakitnya Tak Ada
Sejumlah penumpang KRL berjalan keluar dari Stasiun Sudirman, Jakarta, Jumat (24/9/2021). .ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

tirto.id - Satuan Tugas (Satuan Tugas) COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebut meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyampaikan pada Rabu, 14 September 2022, bahwa akhir pandemi COVID-19 di dunia sudah di depan mata atau segera berakhir, tetapi bukan berarti penyakitnya tidak ada.

“Ya jadi memang WHO beberapa saat yang lalu menyampaikan bahwa pandemi nih sudah diujung, kita akan segera bebas dari pandemi atau pandeminya berakhir. Tapi tentu saja bukan berarti penyakitnya tidak ada ya,” ucap Ketua Satgas COVID-19 PB IDI Erlina Burhan dalam talk show bertajuk “Mengapa Booster Masih Diperlukan?” yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube BNPB Indonesia pada Senin (19/9/2022).

Dia menuturkan, salah satu upaya agar pandemi COVID-19 segera berakhir di Indonesia adalah angka kasus COVID-19 harus makin turun. Lalu, angka kematian akibat penyakit menular tersebut harus makin rendah serta masyarakat memiliki kekebalan yang cukup tinggi dari vaksinasi.

“Jadi memang kondisi penularan yang menurun, angka konfirmasi yang rendah, kematian yang rendah, dan cakupan vaksinasi yang tinggi, ini akan membuat kita segera bisa meninggalkan pandemi ini. Dan mudah-mudahan segera menjadi endemi, tapi ini PR (pekerjaan rumah) buat kita ya,” kata Erlina.

Kemudian dia mengatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia itu masih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata dunia. Sedangkan menurut statistik, Indonesia termasuk salah satu negara yang baik dalam pengendalian COVID-19.

“Soalnya terbukti saat ini angka kita memang masih termasuk di kelompok yang terkontrol, dibandingkan negara-negara yang seperti Amerika, Jepang, Korea Selatan, itu mereka pasti tinggi-tinggi. Padahal negara maju dengan masyarakat yang juga sangat aware (sadar) dengan kesehatan, tapi kita beruntung nih dengan kolaborasi seluruh aspek, seluruh sektor dari seluruh lapisan bangsa Indonesia, kita alhamdulillah lumayan nih kita on the good track (di jalur yang baik),” tutur Erlina.

Baca juga artikel terkait STATUS PANDEMI CORONA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Farid Nurhakim

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri