tirto.id - Ajang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) untuk Sekolah Dasar (SD) saat ini memasuki seleksi tingkat sekolah (OSN-S) dan pendaftaran portal registrasi. Untuk tahun ini, ada penambahan satu bidang lagi dalam OSN SD, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Apa saja tahapan dan jadwal lengkap OSN SD 2025?
Berdasarkan Panduan Olimpiade Sains Nasional 2025 untuk SD/MI/sederajat yang dikeluarkan pada 19 Maret lalu, OSN Sekolah di jenjang sekolah dasar dilakukan untuk upaya peningkatan mutu pendidikan di bidang Matematika, IPA dan IPS. Di samping itu, diharapkan peserta didik akan punya kemampuan berpikir logis, sistematis, analitis, kritis, dan kreatif.
Pengelolaan ajang talenta peserta didik terkait OSN ini dilakukan secara bertahap. Ini dimulai dari OSN tingkat sekolah yang diselenggarakan oleh sekolah. Setelahnya, dilanjutkan dengan OSN tingkat kabupaten/kota dan provinsi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang dapat melibatkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).
Level OSN berikutnya adalah tingkat provinsi yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Terakhir, untuK OSN tingkat nasional, penyelenggaranya adalah BPTI, tim juri, tim pengawas, dan tim TIK.
Jadwal Lengkap OSN 2025 Tingkat SD
Jadwal lengkap OSN 2025 tingkat SD/MI/Sederajat dimulai dengan tahap seleksi tingkat sekolah (OSN-S) pada Maret 2025. Terdapat 9 tahap yang merupakan proses berkelanjutan hingga tahap seleksi tingkat nasional (OSN) pada bulan September 2025.
Tahap paling dekat adalah pendaftaran di portal registrasi yang berlangsung sejak 19 Maret lalu hingga 25 April. Hal ini dapat dilakukan melalui https://daftar-bpti.kemdikbud.go.id/. Nantinya, di laman tersebut, kita dapat memilih untuk masuk (login) sebagai operator sesuai dengan jenjang yang diikuti. Untuk operator SD, langkahnya adalah dengan login operator pendidikan dasar dan menengah (SSO PDData).
Berikutnya, kita akan masuk ke https://anbk.kemdikbud.go.id/osnk/ yang dikelompokkan dalam OSNP SD-SMP atau SMA. Caranya adalah dengan memasukkan username, password, dan kode pengaman.
Setelah itu, secara bertahap pula, siswa-siswi yang lulus seleksi tingkat sekolah akan diikutsertakan pada seleksi tingkat Kabupaten/Kota. Level berikutnya, siswa yang lulus seleksi tingkat Kabupaten/Kota akan masuk seleksi tingkat Provinsi. Terakhir, siswa-siswi yang lulus seleksi tingkat Provinsi akan diikutsertakan pada seleksi tingkat Nasional
Jadwal lengkap OSN 2025 tingkat SD/MI/Sederajat beserta tahapannya, mengacu pada Panduan Olimpiade Sains Nasional 2025 untuk SD/MI/sederajat, adalah sebagai berikut ini.
No | Tahap | Tempat | Penanggung Jawab | Waktu |
1 | Seleksi tingkat sekolah (OSN-S) | Sekolah masing-masing | Kepala Sekolah/Satuan Pendidikan | Maret |
2 | Pendaftaran Portal Registrasi | https://daftar-bpti.kemdikbud.go.id/ | 19 Maret s.d 25 April 2025 | |
3 | Pengisian Web Komunikasi | https://anbk.kemdikbud.go.id/osnk/ | 28 April s.d 28 Mei 2025 | |
4 | Uji coba tingkat kab/kota (OSN-K) | Tempat ditentukan Dinas Pendidikan | BPTI dan Dinas Pendidikan Kab./Kota | 3 s.d 4 Juni 2025 |
5 | Seleksi tingkat kab/kota (OSN-K) | Tempat ditentukan Dinas Pendidikan Kab./Kota | BPTI dan Dinas Pendidikan Kab./Kota | 11 s.d 12 Juni 2025 |
6 | Uji coba tingkat Provinsi (OSN-P) | Tempat ditentukan Dinas Pendidikan | BPTI, Dinas Pendidikan Kab./Kota dan Provinsi | 29 s.d 30 Juli 2025 |
7 | Seleksi tingkat provinsi (OSN-P) | Tempat ditentukan Dinas Pendidikan Provinsi | BPTI, Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi | 6 s.d 7 Agustus 2025 |
8 | Uji coba tingkat Nasional | Tempat ditentukan Dinas Pendidikan | 9-10 September 2025 | |
9 | Seleksi Tingkat Nasional (OSN) | Tempat ditentukan BPTI BPTI | 21 - 27 September 2025 |
Bidang Ajang OSN 2025 Tingkat SD
Ajang OSN masuk dalam kelompok bidang Riset dan Inovasi. Pada OSN 2025 tingkat SD/MI/Sederajat, kompetisi ini akan mencakup 3 bidang mata pelajaran sebagai berikut.
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3. Matematika
Untuk level sekolah atau OSN-S, sekolah terlebih dahulu menyeleksi peserta didik berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan dan mengajukan maksimal 5 peserta didik terbaik per cabang untuk mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K).
Berikutnya, naik satu level di OSN-K (Kabupaten/Kota), pesertanya adalah peserta didik kelas IV dan V SD/MI/Sederajat yang sudah lolos seleksi OSN-S. Nantinya, setiap satuan pendidikan berhak maksimal 5 peserta per cabang ajang. Pelaksanaan OSN-K menggunakan sistem Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) entah itu moda semi daring atau daring.
Naik ke level OSN Provinsi (OSN-P), pesertanya adalah peserta didik hasil seleksi OSN-K, dengan jumlah peserta tiap kabupaten/kota maksimum 5 peserta per cabang ajang, juga
maksimal 2 orang per sekolah. Tempat Pelaksanaan tes OSN-P dapat diselenggarakan di satuan pendidikan atau di satu lokasi yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi. Pelaksanaan OSN-P menggunakan sistem ANBK moda daring.
Terakhir, untuk OSN tingkat nasional, jumlah peserta per bidang adalah 115 peserta didik hasil seleksi OSN-P. Rinciannya, 76 peserta ranking nasional, ditambah peserta perwakilan provinsi masing-masing 1 orang (dengan total 38 orang) dan 1 peserta perwakilan SILN. OSN dilaksanakan secara daring menggunakan platform Moodle, melalui https://osn-onmipa-bpti.kemdikbud.go.id.
Penulis: Anne Anisa
Editor: Fitra Firdaus