tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) bergerak melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (22/7/2026). Seturut Bloomberg, nilai 1 dolar AS menyentuh level RP17.904 ketika saat ini ditulis.
Grafik merah juga tampak ketika perdagangan pasar spot baru dibuka pada Rabu pagi. Rupiah telah melemah sebesar 46 poin atau 0,26 persen ke level Rp17.934 per dolar AS ketika pembukaan perdagangan.
Sempat menguat, namun hal itu belum mampu mengerek tekanan rupiah terhadap dolar pada satu jam awal pembukaan perdagangan.
Faktor geopolitik diproyeksikan masih jadi alasan mengapa rupiah melemah hari ini. Hal ini tampak pada kembali meningkatnya harga minyak mentah Brent menjadi USD92,55 per barel.
Selain itu, pasar juga diproyeksikan masih dalam keadaan menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang baru akan selesai pada sore nanti. Rapat ini akan turut mengumumkan kebijakan BI rate.
IHSG Hari Ini 22 Juli 2026, Pembukaan Sesi Pagi
Berbeda dengan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat pada pembukaan sesi perdagangan pagi. Nilai indeks terangkat ke level 6.366,012.
Seturut RTI Business, IHSG bergerak naik dan menghijau ketika dibuka. Tercatat pergerakan indeks terjadi pada rentang 6.360,106 hingga 6.371,087 sesaat setelah pasar dibuka.
Kenaikan pada awal pembukaan perdagangan itu terjadi berkat 268 saham yang menguat, 70 saham melemah, dan 286 stagnan.
Namun, sekitar tiga puluh menit setelah dibuka, IHSG mulai terkoreksi. Titik terendah indeks sejauh ini telah meluncur ke level 6.298,476.
Total nilai transaksi pada awal pembukaan IHSG sejauh ini telah mencapai Rp6,941 triliun. Kapitalisasi itu didapat dari penjualan sekitar 16,153 miliar saham yang diperdagangkan lewat 1,07 juta kali transaksi.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id



































