Menuju konten utama

Netanyahu akan Bertemu Trump & Hadiri Pemakaman Lindsey Graham

Trump mengonfirmasi rencana kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ke Washington.

Netanyahu akan Bertemu Trump & Hadiri Pemakaman Lindsey Graham
Kolase Foto Benjamin Netanyahu dan Donald Trump. foto/AFP/AP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengonfirmasi rencana kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ke Washington minggu depan. Konfirmasi tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya saat Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih, Jumat (24/7/2026).

Sebelumnya, rencana kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih tersebut telah disampaikan oleh kantor pemimpin Israel. Kantor Netanyahu mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Trump.

Meski begitu, konfirmasi langsung belum datang dari Gedung Putih.

Mengutip CNN, kunjungan ketujuh Netanyahu ke AS tersebut akan terjadi setelah dua minggu serangan harian Amerika terhadap Iran dan Trump mengancam akan menyerang jembatan dan pembangkit listrik untuk setiap kapal yang diserang Iran di Selat Hormuz.

Netanyahu telah lama skeptis terhadap niat Iran di balik negosiasi nuklir dan telah mendukung serangan baru terhadap Iran.

Selama kunjungannya ke AS, Netanyahu juga akan menghadiri pemakaman mendiang Senator Lindsey Graham, yang oleh Netanyahu disebut "salah satu teman terbaik".

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan, Netanyahu dijadwalkan bertolak dari Israel pada Senin (27/7/2026) dan tiba di AS keesokan harinya.

Sementara itu, Direktur Komunikasi Senator Lindsey Graham mengatakan bahwa peringatan untuk mengenang "kehidupan dan warisan" mendiang senator tersebut akan digelar pada Selasa (28/7/2026) di Washington, D.C., serta pada Rabu (29/7/2026) di Columbia dan Pickens County, Carolina Selatan.

"Dalam pertemuan kami yang terakhir, saya mengatakan, 'Lindsey adalah sahabat dekat bagi Israel dan sahabat yang sangat saya hargai. Israel tidak memiliki sahabat yang lebih baik daripada Lindsey.' Lindsey memahami bahwa keamanan Israel dan Amerika Serikat tidak dapat dipisahkan," ujar Netanyahu, dalam unggahannya di platform X, dikutip Fox News.

“Lindsey mendedikasikan hidupnya untuk membela Amerika Serikat, memperkuat aliansi antara kedua negara, serta membela dunia yang bebas," tambahnya.

Baca juga artikel terkait PM ISRAEL atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Abdul Aziz