Menuju konten utama

Spanyol dan Portugal Chaos! Mati Listrik Massal Hampir 2 Hari

Mati listrik massal terjadi di Spanyol dan Portugal sejak Senin siang (28/4/2025). Muncul dugaan adanya serangan siber yang jadi penyebabnya.

Spanyol dan Portugal Chaos! Mati Listrik Massal Hampir 2 Hari
Kekacauan, kepadatan penduduk, dan keputusasaan di Madrid, selama pemadaman listrik total yang melanda Spanyol dan Portugal. Reuters/David Cruz Sanz/ZUMA Press Wire/ZUMA Wire

tirto.id - Mati listrik massal terjadi di Spanyol dan Portugal sejak Senin, 28 April 2025. Akibatnya, negara jadi chaos, hampir seluruh aktivitas masyarakat terhenti dan menyebabkan kekacauan. Apa penyebabnya?

Seperti diberitakan AP News (29/4/2025), pemadaman besar-besaran yang terjadi di Spanyol dan Portugal ini dimulai sekitar pukul 12.30 siang waktu setempat. Tanpa ada pemberitahuan atau tanda-tanda yang jelas, tiba-tiba listrik tidak dapat digunakan lagi.

Tentu saja pemadaman listrik ini membawa dampak besar bagi negara sebesar Spanyol dan Portugal. Lampu-lampu lalu lintas tidak menyala yang mengakibatkan lalu lintas mengalami kemacetan.

Selain itu, aktivitas di stasiun juga terhenti total. Kereta tidak dapat beroperasi mengakibatkan orang-orang terlantar di stasiun tanpa tahu kapan mereka akan dapat melanjutkan perjalanan, termasuk para wisatawan. Hal ini berlaku juga untuk kegiatan di bandara. Jadwal penerbangan ditangguhkan karena tidak adanya pasokan listrik yang digunakan di bandara.

Dampak lain yang juga besar dirasakan oleh rumah sakit-rumah sakit di dua negara itu. Sebagian besar pelayanan kesehatan juga menggunakan listrik, dan ketika listrik yang digunakan mati, tentu pelayanan akan terganggu.

Aktivitas perkantoran pun berjalan lambat. Beberapa kantor meminta bantuan karena orang-orang terjebak di dalam lift.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyebut jika listrik Spanyol kehilangan 15 gigawatt (setara dengan 60% dari permintaan nasional) dalam hitungan lima detik pada pukul 12.33 waktu setempat.

Kronologi Listrik Padam di Spanyol dan Portugal

Pemadaman listrik dimulai pada tengah hari, Senin 28 April 2025. Kantor-kantor tutup dan lalu lintas macet di Madrid dan Lisbon, sementara beberapa warga sipil di Barcelona berusaha mengatur lalu lintas. Layanan kereta api di kedua negara itu berhenti.

Pemadaman Listrik Spanyol

Pintu masuk metro ditutup selama pemadaman listrik yang meluas dan berdampak pada wilayah-wilayah di Spanyol dan Portugal.Reuters/Matthias Oesterle/ZUMA Press Wire

Layanan darurat dan pekerja kereta api di Spanyol harus membantu mengevakuasi sekitar 35.000 orang dari lebih dari 100 kereta yang berhenti di rel saat listrik padam. Hingga pukul 11 ​​malam, penumpang dari 11 kereta masih perlu dievakuasi.

Di Madrid, ratusan orang di halte bus yang membawa penumpang ke bandara mencoba menumpang karena bus tidak datang atau datang penuh penumpang. Banyak yang memegang rambu-rambu darurat dan mencoba meyakinkan pengemudi untuk menumpang. Beberapa pengemudi membantu mereka.

"Saya sudah di sini selama hampir tiga jam, mencoba meminta seseorang untuk mengantar saya ke bandara karena keluarga saya tiba hari ini dan saya tidak dapat berbicara dengan mereka. Ini mengerikan," kata Jessica Fernández kepada The Associated Press.

Sistem kereta bawah tanah ditutup. Rumah sakit dan layanan darurat lainnya beralih ke generator dan pompa bensin berhenti beroperasi. Masyarakat tidak bisa melakukan panggilan telepon di sebagian besar jaringan telepon seluler, meskipun beberapa aplikasi berfungsi secara sporadis. Orang-orang mencari radio bertenaga baterai.

Sangat jarang terjadi pemadaman listrik yang meluas di Semenanjung Iberia, dengan populasi gabungan sekitar 60 juta orang. Kepulauan Canary, Kepulauan Balearic, dan wilayah Ceuta dan Melilla di Spanyol, yang terletak di seberang Mediterania di Afrika, tidak terpengaruh.

Setelah pertemuan luar biasa Dewan Keamanan Nasional, Sánchez mengatakan tentara akan mendistribusikan generator dan material lainnya ke daerah-daerah yang paling parah terkena dampak pada hari ini, Selasa (29/4/2025).

Kabinet Portugis mengadakan pertemuan darurat di kediaman perdana menteri. Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro mengatakan bahwa ia telah berbicara beberapa kali dengan Sanchez dan berharap listrik akan pulih pada akhir hari.

Listrik ditarik dari Maroko dan Prancis untuk memulihkan listrik di Spanyol selatan dan utara, kata perdana menteri Spanyol, berterima kasih kepada pemerintah mereka. Spanyol juga meningkatkan produksi dari pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga termal siklus gabungan.

Penyebab Mati Listrik Massal di Spanyol dan Portugal

Pemadaman listrik massal di Spanyol dan Portugal itu menimbulkan tanda tanya mengenai apa penyebabnya. Kecurigaan akan adanya serangan siber dari pihak luar pun menyeruak. Namun dugaan ini langsung dipatahkan oleh Pusat Keamanan Siber Nasional Portugal.

Perdana Menteri Spanyol juga menampik jika ada serangan siber pada negaranya yang lantas membuat listrik mereka mati total.

"Kami menganalisis semua penyebab potensial tanpa mengabaikan hipotesis apa pun," janji Sanchez.

Pemadaman Listrik Spanyol

Para pelancong mengantre panjang di bus transit bandara di tengah pemadaman listrik yang meluas dan berdampak pada sejumlah wilayah di Spanyol dan Portugal. Reuters/Matthias Oesterle/ZUMA Press Wire

Sanchez juga telah mengumumkan jika Spanyol dalam keadaan darurat nasional akibat pemadaman listrik massal ini. Ia memerintahkan polisi dan tim keamanan lain untuk turun dan menertibkan masyarakat yang mulai chaos karena tidak mendapatkan listrik.

Saat ini, pemerintah Spanyol telah mengklaim jika listrik Spanyol telah pulih 50% sejak Senin malam. Diharapkan semua Spanyol akan teraliri listrik kembali paling lambat Selasa malam.

Jika Spanyol yakin akan dapat keluar dari masalah ini dalam waktu singkat, berbeda dengan Portugal. REN, penyedia listrik di Portugal mengatakan jika listrik Portugal baru akan selesai dipulihkan dalam waktu seminggu. Saat ini mereka baru berhasil memulihkan listrik 750.000 pelanggan.

Meski banyak anggapan jika penyebab pemadaman listrik besar-besaran ini karena serangan siber, baik Spanyol maupun Portugal hingga saat ini belum menemukan penyebab yang sebenarnya.

Baca juga artikel terkait MATI LISTRIK MASSAL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra