Menuju konten utama

Musim Hujan 2026 sampai Bulan Apa & Kapan Berakhir?

Durasi musim hujan di Indonesia sangat beragam. Simak prediksi musim hujan 2025/2026 beserta penjelasannya.

Musim Hujan 2026 sampai Bulan Apa & Kapan Berakhir?
Ilustrasi hujan di Indonesia. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Puncak musim hujan tengah berlangsung di sebagian besar wilayah di Indonesia. Ketahui prakiraan sampai bulan apa puncak musim hujan dan kapan berakhirnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia menjelang akhir Januari 2026.

Melansir laman resmi BMKG (20/1/2026) berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, beberapa wilayah di Indonesia diprakirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan menjelang akhir Januari 2026. Di antaranya mencakup Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Kemudian, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menerangkan bahwa gangguan atmosfer yang terpantau saat ini memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan. Ini dapat menimbulkan potensi banjir, tanah longsor, hingga gangguan pada sektor transportasi di wilayah terdampak.

Peringatan tersebut mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan mencari alternatif lain jika terdampak. Lalu, kapan musim hujan 2026 akan berakhir? Simak prediksi musim hujan beserta penjelasannya.

Prediksi Durasi Musim Hujan 2026

Sebagian besar wilayah di Indonesia saat ini tengah memasuki puncak musim hujan. Menurut prediksi BMKG yang dirilis melalui buku "Prediksi Musim Hujan 2025/2026", puncak musim hujan 2025/2026 diprediksi banyak terjadi pada bulan November hingga Desember di Indonesia bagian barat.

Sementara itu, untuk Indonesia bagian selatan dan timur, puncak musim hujan diprediksi berlangsung pada Januari hingga Februari 2026. Kemudian, durasi musim hujan 2025/2026 pun diperkirakan bisa lebih panjang daripada biasanya.

Durasi musim hujan 2025/2026 di Indonesia umumnya diprediksi bervariasi. Yakni mulai dari 4 dasarian (40 hari atau kurang dari 2 bulan) hingga lebih dari 33 dasarian (11 bulan).

Sebagian besar ZOM di Sumatera diprediksi mengalami musim hujan dengan durasi lebih dari 12 dasarian. Sedangkan, musim hujan di Jawa diprediksi berdurasi 19–27 dasarian.

Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur diprediksi mengalami durasi musim hujan relatif lebih pendek, yakni 10—24 dasarian. Kemudian, Kalimantan diprediksi memiliki musim hujan yang panjang, yakni lebih dari 24 dasarian.

Untuk wilayah Sulawesi, kemungkinan mengalami durasi musim hujan beragam, yakni mulai dari yang pendek (4—9 dasarian) hingga yang panjang (lebih dari 24 dasarian) di sebagian besar wilayah Sulawesi.

Adapun durasi musim hujan di Kepulauan Maluku dan Papua juga diprediksi memiliki variasi durasi dengan rentang yang cukup lebar, yakni 13—30 dasarian.

Kapan Musim Hujan di Indonesia Tahun 2026 Berakhir?

Sebelumnya, perlu dicatat bahwa BMKG juga menyatakan bahwa keberagaman pola hujan di wilayah Indonesia menjadikan awal musim hujan tidak serentak. Ini turut menyebabkan prediksi durasi musim hujan tahun 2026 menjadi beragam.

Menurut buku Prediksi Musim Hujan 2025/2026, dari total 699 zona musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 79 ZOM diprediksi memasuki musim hujan pada September 2025. Di antaranya meliputi sebagian besar Sumatera Utara dan juga sebagian wilayah lain, seperti Riau, Jambi, Bengkulu, Jawa, hingga Kalimantan.

Namun, sebagian besar wilayah lain dalam 149 ZOM, yang mencakup sebagian Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, dan beberapa bagian Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua, diprediksi memasuki musim hujan pada Oktober 2025.

Sementara itu, 105 ZOM lainnya diprediksi memasuki musim hujan pada November 2025. Sisanya, yakni 96 ZOM diprediksi mengalami musim hujan sepanjang tahun dan tidak mengalami musim kemarau hingga akhir tahun 2025.

Dengan demikian, mengacu pada durasi musim hujan terpendek sekitar 4 dasarian, intensitas hujan di beberapa wilayah diprediksi akan mulai berkurang. Sementara itu, beberapa wilayah dengan prediksi durasi musim hujan sekitar 30—33 dasarian diprediksi akan mengalami musim hujan hampir sepanjang tahun.

Kondisi tersebut mengakibatkan BMKG tidak dapat mencantumkan prediksi musim kemarau, mengingat perbedaan zona musim yang sangat beragam di Indonesia.

Namun, intensitas hujan di sebagian wilayah diprakirakan mulai berkurang pada Februari 2026. Khususnya yakni di wilayah Sumatera bagian tengah dan utara, Sumatera Utara, Riau, dan sebagian Jambi.

Wilayah yang musim hujannya diprediksi akan berakhir pada Maret hingga awal akhir yakni mencakup Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Namun, BMKG juga mencatat, sejumlah wilayah Maluku dan Papua berpotensi mengalami musim hujan lebih panjang bahkan sepanjang tahun.

Pembaca dapat mengakses artikel sejenis terkait prakiraan cuaca melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Prakiraan Cuaca

Baca juga artikel terkait PRAKIRAAN CUACA atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo