Menuju konten utama

Momen KRI Teluk Amboina-503 Tembakkan Misil di Depan Prabowo

KRI Teluk Amboina-503 juga memiliki tembakan meriam serta tembakan RBU-6000 anti kapal selam.

Momen KRI Teluk Amboina-503 Tembakkan Misil di Depan Prabowo
KRI Teluk Amboina (503) meluncurkan roket saat Sailing Pass di perairaan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Amboina-503 melepaskan sejumlah tembakan dari Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 Grad pada saat kegiatan Sailing Pass TNI Angkatan Laut (AL) di Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung momen tersebut dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang berlayar dari Pangkalan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis pagi.

Presiden anugerahkan Bintang Yudha Dharma Pratama dan Samkaryanugraha

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pemberian Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama dan Samkaryanugraha di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat di perairaan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada enam prajurit dan Samkaryanugraha kepada 12 satuan TNI yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr

Berdasarkan pantauan reporter Tirto di lokasi, KRI Teluk Amboina-503 mulai melepaskan tembakan ke udara sekitar satu jam setelah KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 berlayar, atau tepatnya pada pukul 11.21 WIB.

Seiring dengan dilepaskannya tembakan, terdengar suara besar yang menggelegar di sekitar lokasi. Asap putih juga mengepul dari kapal tersebut, sesaat setelah tembakan diluncurkan.

Sebagai informasi, KRI Teluk Amboina-503 juga memiliki tembakan meriam serta tembakan RBU-6000 anti kapal selam. Kapal tersebut diketahui dibangun di Sasebo Heavy Industries, Jepang.

Sebelumnya diberitakan, pertunjukan Sailing Pass yang ditampilkan oleh TNI AL itu dilakukan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-80 pada 5 Oktober 2025 mendatang.

Pertunjukan ini dipimpin oleh kapal perang terbesar di Asia Tenggara yaitu KRI Brawijaya-320. TNI AL juga mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passusla) serta 51 unsur kapal perang yang terdiri dari 6 Fregat, 10 korvet, 2 Kapal Selam, 3 Kapal LST dan LPD, 16 Kapal Cepat, 2 Kapal Ranjau, 6 Kapal Patroli, 4 Kapal Bantu dan 2 Kapal Latih Taruna AAL yaitu KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.

Turut berlayar dalam parade sailing pass tersebut, unsur kapal dari kedinasan lain seperti dari ADRI, Bakamla, Basarnas, Polairud, KKP, KPLP, dan perhimpunan kapal nelayan.

Selain memamerkan kapal-kapalnya, TNI AL juga memamerkan kekuatan Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) dengan menerbangkan pesawat udara di antaranya Bonanza, Piper, CN-235, Cassa NC-212, Heli Bell-412, serta Heli Panther serta 3 Unmanned Areial Vehicle (UAV) berupa pesawat nirawak (drone).

KRI Teluk Amboina-503

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Amboina-503 melepaskan sejumlah tembakan dari Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 Grad pada saat kegiatan sailing pass TNI Angkatan Laut (AL) di Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). tirto.id/Naufal Majid

Baca juga artikel terkait HUT TNI atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto