Menuju konten utama

Menteri Maman Bakal Temui Purbaya Bahas Impor Ilegal

Maman berharap impor ilegal dapat dihentikan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama membuka lapangan pekerjaan.

Menteri Maman Bakal Temui Purbaya Bahas Impor Ilegal
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. tirto.id/Natania Longdong

tirto.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengaku akan segera bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas maraknya peredaran barang impor ilegal di Indonesia.

Menurut Maman, Menkeu Purbaya telah berupaya menindak barang-barang impor yang lolos dari pemeriksaan akibat ulah oknum Bea Cukai.

“Makanya, Alhamdulillah saya berterima kasih sama Pak Purbaya. Beliau menindaklanjuti dengan melakukan penindakan kepada UMKM-UMKM di Bea Cukai, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi angin segar buat usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia karena bordernya ditutup dulu tuh. Karena memang pintu masuknya dari situ,” kata Maman kepada wartawan di Gedung Kementerian UMKM, Rabu (22/10/2025).

Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan akan mengambil langkah strategis untuk menghentikan praktik impor ilegal.

Saat ditanya sektor mana yang menjadi perhatian utama, Maman menegaskan akan memantau seluruh lini—mulai dari tas hingga berbagai produk lain—yang mengganggu kinerja UMKM di dalam negeri.

“Menyeluruh dulu. Saya juga akan bicara khusus dengan Menteri Keuangan Pak Purbaya. Tetapi yang penting semangat kita sama dulu, bahwa menutup keran masuknya barang-barang impor ilegal yang menjadi legal ini harus dilakukan,” ujarnya.

Maman menjelaskan, banyak barang ilegal yang masuk ke Indonesia tanpa merek, dan baru diberi label setelah tiba di dalam negeri.

“Ini barang yang masuk tanpa merek. Nah, dicap stempelnya baru di Indonesia. Ini juga perlu kita dalami.”

Ia berharap, penindakan terhadap impor ilegal dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja baru.

Sebelumnya, Maman juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum Bea Cukai dalam proses masuknya barang impor ilegal. Menurutnya, praktik tersebut membuat produk UMKM Tanah Air sulit bersaing dengan barang asing, terutama dari Tiongkok.

“Kita tahu bahwa masih banyaknya oknum-oknum di Bea Cukai yang bermain. Saya sebut oknum ya, saya tidak sebut institusi yang bermain. Akhirnya barang-barang selundupan ataupun barang-barang yang katanya ilegal, tetapi disebut legal juga banyak masuk. Ini yang membuat usaha mikro, kecil, menengah jadi gak mampu bersaing,” kata Maman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Baca juga artikel terkait MAMAN ABDURAHMAN atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana