Menuju konten utama

Menteri BUMN 2004-2007 Sugiharto Meninggal Akibat COVID

Sugiharto pernah menduduki jabatan penting sebagai Menteri BUMN pada era Presiden SBY.

Menteri BUMN 2004-2007 Sugiharto Meninggal Akibat COVID
Ilustrasi Duka Cita. foto/isotckphoto

tirto.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2004-2007 Sugiharto meninggal dunia pada Kamis (15/7/2021). Pria yang menjabat sebagai menteri BUMN di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu wafat pada usia 66 tahun.

Koordinator Humas Kementerian BUMN Rudi Rusli mengatakan Sugiharto meninggal karena COVID-19. Selama positif COVID-19, ia dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

"Benar beliau terpapar COVID," kata Rudi Rusli kepada Tirto, Kamis (15/7/2021).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Sugiharto meninggal karena COVID. Ia turut berduka cita dan menilainya sebagai tokoh yang luar biasa.

"Tentu tiap hari kabar duka dari rekan-rekan yang berjuang melawan COVID-19 berdatangan. Para nakes, sahabat, dan tentu pada pagi hari ini kita kehilangan sosok yang saya hormati, kita sayangi dan banggakan serta kemarin juga aktif membantu kami di Masyarakat Ekonomi Syariah yang tentu seharusnya bersama-sama kita pada pagi hari ini, Bapak Sugiharto Menteri BUMN 2004-2007," kata Erick Thohir dalam acara daring AKHLAK Awards 2021 di Jakarta, Kamis, melansir Antara.

Sugiharto pernah jadi Staf Khusus Wakil Presiden Hamzah Haz periode 2002-2004. Semasa hidupnya ia menjabat Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Ia juga memiliki rekam jejak sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) hingga menjadi Advisor to the Board of IDB Member Countries Sovereign Investment Forum sampai Direktur Keuangan dan Direktur Utama Medco Energi.

Selain itu, ia juga pernah menjadi Komisaris Utama PT GRHA 165 Tbk, Komisaris Utama PT Wahana Mandiri Indonesia, board of advisor Islamic Development Bank (IDB). Sugiharto juga pernah menjadi Komisaris PT Jababeka Infrastruktur.

Baca juga artikel terkait MENTERI BUMN atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Zakki Amali