tirto.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman berujar, cadangan stok beras nasional diperkirakan akan mencapai empat juta ton pada awal Maret 2026. Hal ini ia nyatakan usai rapat bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Menurut Amran, cadangan stok beras nasional saat ini mencapai 3,35 juta ton. Selasa pagi, cadangan stok beras disebut bertambah 18.000 ton. Jika pertambahan cadangan stok itu berjumlah sama atau lebih setiap hari, cadangan stok beras menjadi sekitar 3,9 juta ton pada akhir Februari 2026.
"3,9 [juta ton beras] akhir Februari, stok total. Nah, kemungkinan awal bulan di Maret, itu [stok beras] bisa sampai empat juta [ton], stok [beras] kita kembali," tuturnya.
Ia menyatakan, dengan perkiraan tersebut, pemenuhan target untuk mencapai cadangan stok beras nasional hingga empat juta ton itu lantas dapat direalisasikan lebih cepat.
Di satu sisi, Amran turut menyoroti terkait penyerapan beras yang masih tergolong sedikit per harinya oleh Perum Bulog.
"Tapi serapan Bulog baru 600.000-700.000 ton, sampai 800.000 ton. Masih ada ruang karena targetnya empat juta ton," ucap dia.
Dalam kesempatan itu, Amran turut mengingatkan, pemerintah menetapkan target peningkatan cadangan beras pemerintah (CBP) pada tahun ini. Target CBP dinaikkan dari sebelumnya tiga juta ton menjadi empat juta ton.
Katanya, peningkatan tersebut sejalan dengan penyesuaian stok penyangga beras pemerintah (SPAB). Kebijakan itu telah diputuskan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Sudah, SPAB sudah ditambah, CBP-nya tambah dari tiga juta ton jadi empat juta ton," ujar dia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id






































