Meninggalnya Ratusan Petugas KPPS, Kemenkes: Kelelahan Jadi Pemicu

Reporter: Alfian Putra Abdi, tirto.id - 14 Mei 2019 10:34 WIB
Kemenkes RI masih melakukan investigasi guna mengetahui sebab meninggalnya ratusan petugas KPPS selama Pemilu 2019 berlangsung.
tirto.id - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) masih melakukan investigasi terkait penyebab meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama Pemilu 2019 berlangsung. Diketahui pula bahwa kelelahan menjadi pemicunya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi. Para petugas KPPS tersebut sebelumnya mengidap penyakit tertentu sehingga ketika kelelahan, kondisinya menjadi semakin buruk.

"Kami melihat beberapa provinsi yang sudah kami dapatkan datanya. Kami lihat tidak ada hal yang berhubungan langsung dengan kelelahan, tapi berkaitan dengan penyakit bawaan yang diderita petugas. Kelelahan menjadi trigger dari meninggalnya petugas Pemilu," ujarnya melalui pesan singkat yang diterima Tirto, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut, ia katakan, sesuai dengan laporan dari 17 provinsi yang diterima Kemenkes menunjukkan bahwa meninggalnya petugas KPPS bukan karena kelelahan. Sekali lagi ia katakan, kelelahan hanya menjadi faktor pemicu saja.

Semisal, menurutnya, seorang petugas yang meninggal karena penyakit jantung. Petugas tersebut semestinya tidak boleh terlalu lelah. Namun, karena, ia diharuskan menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan tepat sehingga memberi dampak pada jantungnya.

Ia juga mengatakan, kondisinya bisa diperburuk dengan keadaan di TPS yang tidak bebas polusi asap rokok. Hal itu dapat memperkeruh kondisi kesehatan para petugas.

"Ada 13 penyakit, yang paling mendominasi jantung, kemudian infark miokard, koma hepatikum, stroke, dan hipertensi. Ini penyakit-penyakit yang memang sisi angka Riskesdas 2018 penyakit ini banyak diderita oleh masyarakat kita. Ini yang memang berkaitan dengan penyakit tidak menular," ujarnya.



Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Maya Saputri

DarkLight