Mengenal Bisnis Kopi dan Teh Lewat Festival Brewfest 2020

Oleh: Irene Aprilya Meok - 14 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
festival ini adalah perayaan urban culture dalam mengapresiasi kopi dan teh sebagai bagian sosial, komersial, inovasi dan pengembangan industri.
tirto.id - Festival kopi Brewfest 2020 akan diadakan pada 21 hingga 23 Februari 2020 di Atrium Senayan City. Dilansir dari laman brewfest.id, festival ini adalah perayaan urban culture dalam mengapresiasi kopi dan teh sebagai bagian sosial, komersial, inovasi dan pengembangan industri.

Brewfest 2020 akan diadakan dalam 3 bentuk kegiatan yaitu konferensi, pameran dan penghargaan. Nantinya akan ada 12 acara yang diisi oleh 40 pembicara, 20 pengisi acara dan 2400 partisipan.

Berikut jadwal acara juga pembicara yang akan hadir di festival ini:

21 Februari 2020

Pukul 13.00 – 15.00, dengan tema Coffee Career Opportunity “Now and Future”. Sesi ini akan diisi oleh Hidenorik Izaki (2014 World Barista Championship), Willy Sidewalk (Penulis Barista #NoCingCing) dan Arif Satria (Rektor Institut Pertanian Bogor).

Masih di tanggal yang sama, pukul 16.00 – 18.00 akan berlangsung sesi bertema Cuan Maksimal, Resiko Minimal “Ways to Build A Sustainable Coffee Shop Business” dengan pembicara Emeraldo Faris (Growth Marketing Manager – PT Moka Teknologi Indonesia), Bryan Pringgoadimulyo (Key Account Manager – PT Toffin Indonesia), Richard Aditya Nugraha (Direktur Utama Republic of Food – Uncle Tetsu), dan Omar Karim Prawiranegara (Salah satu pendiri Dua Coffee).

22 Februari 2020

Pukul 10.00 – 12.00, dengan tema Coffee Shop StartupA Complete Guide to Starting & Expanding Coffee Shop Business”.

Sesi ini akan diisi oleh Kris Diandro (Salah satu pendri Kopi Tuya), Fellexandro Ruby (Influencer & Pengamat Branding), Novyanti Indah (Sales Manager PT Toffin Indonesia), dan Slyvia Surya (Salah satu pendiri Kopi Soe).

Selanjutnya pukul 13.00 – 15.00 akan berlangsung sesi Live The Enterpreneurial Lifestyle “How Coffee Moves Your Life”.

Sesi ini akan diisi oleh Ricky Harun (Selebriti dan pemilik Al-cal Coffee), Ayudia Bing Slamet (Selebriti dan pemilik Stuja Coffee), Ditto Percussion (Selebriti dan pemilik Stuja Coffee), dan Nino Fernandez (Selebriti dan pemilik Kopi di bawahtangga).

Sesi selanjutnya CEO Talk dengan tema The Coffee Industry is Changing “How Will Your Business Adapt?”.

Sesi ini akan diisi oleh James Pranoto (Wakil direktur dan salah satu pendiri Kopi Kenangan, Billy Kurniawan (Direktur dan pendiri Kopi Janji Jiwa), Mehdi Zaidi (Direktur Maxx Coffee), Evani Jesslyn (Direktur First Crack Coffee), Jason leo (Pendiri Ombe Kofie), dan Adrian Maulana sebagai moderator.

Berbeda dari sesi-sesi sebelumnya yang hanya perlu melakukan registrasi tapi tidak berbayar, untuk mengikuti sesi ini akan dipungut biaya Rp100.000.

23 Februari 2020

Pukul 10.00 – 12.00 akan berlangsung sesi Tea Trend 2020 “Fusion Tea to Upscale Your Profit” yang akan diisi oleh Ratna Somantri (Pendiri Indonesia Tea Institute). Jika Anda ingin mengikuti sesi ini, maka pengunjung dapat melakukan registrasi dengan membayar Rp150.000.

Sesi selanjutnya adalah sesi Bisnis Indonesia dengan tema Seruput Untung di Kedai Kopi. Sesi ini yang tidak dipungut biaya/ gratis ini akan berlangsung pukul 12.30 – 14.30.

Kemudian pada pukul 19.00 – 22.00 akan ada Raising a Star Latte Art Competition.

Untuk sesi pertunjukkan akan diadakan empat pertunjukkan dalam tiga hari. Yaitu pada 21 Februari akan ada pertunjukkan Toffin X Zomato, 22 Februari akan diadakan grand launching nouva Simonelli, dan 23 Februari akan diadakan dua pertunjukkan yaitu first crack academy dan launching eagle one (coffee & design 2020)


Baca juga artikel terkait KOPI atau tulisan menarik lainnya Irene Aprilya Meok
(tirto.id - Bisnis)

Kontributor: Irene Aprilya Meok
Penulis: Irene Aprilya Meok
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight