tirto.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto hendak mendirikan lembaga yang mengelola anggaran masyarakat beragama, yakni Lembaga Pemberdayaan Dana Umat.
"Bapak Presiden menggagas Lembaga Pemberdayaan Dana Umat. Itu nanti akan mengorganisir semua pundi-pundi umat yang ada di Indonesia yang selama ini belum efektif ya," ucapnya usai salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026).
"Misalnya wakaf, zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, waris, luqathah, jizyah, kemudian juga fidyah, kemudian juga ya termasuk mudharabah, musyarakah, wadiah, ada 27 pundi-pundi umat itu," sambung dia.
Menurut Nasaruddin, Pemerintah Pusat melalui Lembaga Pemberdayaan Dana Umat akan menggunakan anggaran tersebut untuk kebutuhan masyarakat. Anggaran masyarakat yang dikelola disebut tak cuma umat islam, melainkan juga umat agama lain.
Ia meyakini Lembaga Pemberdayaan Dana Umat itu akan menggerakkan perekonomian masyarakat. Garis kemiskinan disebut juga bakal perlahan membaik.
"Nah kita mau mengolah itu semuanya bagaimana supaya lembaga-lembaga keumatan kita masing-masing itu profesional untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan," tuturnya.
"Karena ada motivasi agama untuk berbagi dengan mereka yang tidak punya. Nah kalau sentuhan agama yang kita gunakan seperti yang kita praktikkan di Istiqlal ini ya, itu luar biasa," lanjut Nasaruddin.
Dalam kesempatan itu, ia belum mengungkapkan kapan Prabowo bakal mendirikan lembaga tersebut. Namun, Nasaruddin mengklaim Prabowo bakal secepatnya mendirikan lembaga itu.
"Kami menunggu action selanjutnya. Kami berdoalah mudah-mudahan secepatnya lebih baik," ucapnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































