Menuju konten utama

Kemenag akan Gelar Natal Bersama, Termasuk di Kankemenag Daerah

Natal Bersama oleh Kemenag menjadi penanda kerukunan umat beragama di Indonesia.

Kemenag akan Gelar Natal Bersama, Termasuk di Kankemenag Daerah
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan mengenai perayaan Natal Bersama yang akan diselenggarakan, di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (6/12/2025). foto/Ayu

tirto.id - Kementerian Agama akan menggelar Natal Bersama secara nasional dalam rangka perayaan hari besar umat Kristiani. Natal Bersama ini akan digelar di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat.

"Insya Allah memang kita akan melakukan Natal bersama secara nasional tapi untuk kita di Kementerian Agama ini juga ada Natal bersama," ucap Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2025).

Dia menerangkan, di setiap kantor Kementerian Agama (kankemenag) daerah juga digelar kegiatan serupa. Sedangkan Natal Bersama di Kementerian Agama sendiri, penyelenggaraannya berkolaborasi dengan organisasi persekutuan Protestan dan Katolik.

Natal Bersama, kata Nasarudin, menjadi penanda kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Nah sekarang ini kita satukan menjadi satu kesatuan, jadi sekali kita lakukan dan itu semuanya akan ikut meramaikan jadi saya kira akan menggambarkan juga adanya kerukunan ini," tutur Nasaruddin.

Diketahui bahwa rangkaian Natal Bersama diawali dengan kegiatan Jalan Sehat Lintas Agama yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (23/11/2025). kegiatan jalan sehat tersebut dimulai pukul 06.00–08.00 WIB dan diikuti ribuan peserta dari unsur Pimpinan Gereja Aras Nasional, Pejabat Eselon I–II Kemenag, organisasi keagamaan Kristen, dan lainnya.

Pada momen tersebut, Menag juga meluncurkan logo Natal Kementerian Agama 2025 sebagai penanda rangkaian Natal yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Kemenag. Nasaruddin menegaskan bahwa Jalan Sehat Lintas Agama bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi gerakan kebangsaan untuk merawat kerukunan.

“Kita berkumpul bukan hanya untuk berolahraga, tetapi untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bahwa Indonesia dibangun di atas semangat saling menghargai dan hidup rukun dalam perbedaan,” ujar dia.

Baca juga artikel terkait KERUKUNAN UMAT BERAGAMA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah