tirto.id - Proposal kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81 di Kecamatan Ilir Timur I Palembang menuai sorotan. Bahkan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, sampai berang dan menginstruksikan Inspektorat menyelidiki temuan ini.
Proposal ini beredar luas di media sosial. Seorang warganet juga mengirimkan direct message (pesan langsung) ke akun Instagram pribadi Wali kota Palembang.
Rincian Anggaran Proposal yang Bikin Geleng Kepala
Dalam proposal itu tercantum total dana yang dibutuhkan, yakni sebesar Rp76,2 juta. Anggaran itu terdiri dari berbagai perlengkapan lomba, baju, hingga konsumsi panitia.
Pada item pertama rincian anggaran tercantum dana untuk makan bagi 300 panitia dan peserta masing-masing Rp25 ribu untuk satu hari. Biaya makan ini menghabiskan anggaran Rp7,5 juta.
Selain makan, dianggarkan juga snack bagi panitia dan peserta sebesar Rp4,5 juta. Kemudian ada baju untuk 150 panitia seharga Rp80 ribu per helai dengan total anggaran Rp22 juta.
Dalam proposal yang ditandatangani Camat Ilir Timur I Palembang dan Ketua Panitia itu juga tercantum rencana anggaran perlengkapan perlombaan. Mulai dari tali tambang sebanyak 4 buah dengan total anggaran Rp1 juta, 10 karung dengan harga Rp50 ribu per buah hingga total Rp500 ribu, dan 10 buah helem seharga Rp100 ribu dengan total Rp1 juta.
Ada pula spon, balon, kerupuk, pipet, karet gelang, tali rafia, bendera, dan umbul-umbul senilai Rp2,5 juta. Kemudian 10 paket make up masing-masing senilai Rp200 ribu dengan total Rp2 juta dan 12 paket alat masak berikut bahannya masing-masing Rp500 ribu hingga totalnya Rp6 juta.
Di akhir proposal, panitia mengharapkan partisipasi dan kerjasama masyarakat. Dicantumkan juga nomor kontak panitia.
Ratu Dewa Perintahkan Inspektorat Usut Tuntas
Warga yang mengirim DM ke Wali Kota mengaku proposal itu telah terjadi setiap tahun atau pada saat HUT RI. Proposal disampaikan Ketua RT yang mendapat mandat dari kelurahan dan pihak kecamatan.
"Untuk lomba 17 Agustusan, dio (dia) yang lomba, kami yang sokongan, dak keno ini (kurang pantas ini). Tiap taun ini (tiap tahun ini)," kata warga yang mengirim DM ke Wali Kota Palembang seperti yang beredar, Kamis (13/8/2026).
Mendapat laporan itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengaku geram. Dia telah menginstruksikan Inspektorat untuk menyelidiki informasi adanya proposal tersebut dan memproses secara aturan jika terbukti.
"Saya minta Inspektorat turun langsung, cek kebenarannya," kata Ratu Dewa.
Ratu Dewa menyebut sejak jauh hari dia mewanti-wanti agar seluruh jajaran agar tidak membebani masyarakat dalam pelaksanaan HUT RI. Peringatan kemerdekaan mestinya menjadi momentum kebersamaan dengan masyarakat bukan justru meminta dana yang meresahkan warga.
"Saya minta penggunaan anggaran tidak merugikan dan membebani masyarakat, apalagi sampai minta ke masyarakat. Tidak saya benarkan itu," tegas Ratu Dewa.
Tirto berusaha menghubungi Ketua Panitia Peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Rosmala Dewi. Namun yang bersangkutan hingga kini tidak merespons konfirmasi terkait proposal tersebut.
Masuk tirto.id
































